Prediksi Perolehan Kursi DPRD Kab Bekasi 2014 – 2019

Prediksi Perolehan Kursi DPRD Kab Bekasi 2014 – 2019

(Sumber Pleno KPUD)

 

Dapil 1

PKS Fatma hanum

PDIP Jejen Sayuti

GOLKAR Iip Sarip

GOLKAR Sunandar

GERINDRA Danto

GERINDRA Anden

DEMOKRAT Mulyana M

PAN Nurdin M

PPP Cecep Noor

 

Dapil 2

NASDEM Ali Arsono

PKS Zaenal Muttaqin

PDIP Tata saputra

GOLKAR Kardin

GERINDRA Lidya F

PAN Suganda

PBB Iin Farihin

 

Dapil 3

PKS Zainudhin

PDIP Solaeman

GOLKAR Marico

GERINDRA Jalika

DEMOKRAT Mustakim

PAN Jamil

PPP Nunung

HANURA Amal K

 

Dapil 4

NASDEM Teten K

PKS Syamsul falah

PDIP Suriat

PDIP Abdul Rosid

GOLKAR Muhtada S

GOLKAR Yoyoh

GERINDRA Haryanto

DEMOKRAT Warja

PAN Muhtadi

PPP Kaeran

HANURA Saefulloh

 

Dapil 5

PKS Muh Abdurrahman

PDIP Aep Saepul R

GOLKAR Novi yasin

GOLKAR Ejen ZM

GERINDRA Mirukyati

DEMOKRAT Taih Minarno

PAN Namat hidayat

 

Dapil 6

NASDEM Dede Iswandi

PKB Abdul kholik

PDIP Yudi D

PDIP Nyumarno

GOLKAR Eka

GOLKAR Sarim

GERINDRA Daris

DEMOKRAT Abay

 

Selengkapnya, lihat tabel:

Perolehan Kursi

 

Sumber: Telegram Malik Abdul

 

ANANTO PRATIKNO

Dipublikasi di Pemilu 2014 | Tag | Tinggalkan komentar

Komisi C DPRD Kab. Bekasi Desak Dinas Tutup PT. Batwang

Komisi C DPRD Kab. Bekasi Desak Dinas Tutup PT. Batwang

Posted by: daktaSelasa, 22/04/2014 – 19:51

 

CIKARANG_DAKTACOM : Komisi C DPRD Kabupaten Bekasi mendesak dinas terkait untuk menutup PT. Batawang Indonesia yang berlokasi di Kecamatan Serang baru karena tidak memiliki ijin lingkungan.

 

Karena tak dimilikinya ijin lingkungan berupa UKL atau UPL tersebut diketahui, saat Komisi C melakukan sidak ke lokasi perusahaan, Selasa (22/4/14). Hal ini disampaikan Wakil Ketua Komisi C, DPRD Kabupaten Bekasi, Taih Minarno,

 

Dikatakan sejak perusahaan itu berdiri diketahui tanpa dilengkapi ijin lingkungan, bahkan perusahaan tidak memiliki Ijin mendirikan Bangunan.

 

Perusahaan tersebut juga baru mengajukan perizinan ke dinas terkait, dan belum sempat memiliki tetapi sudah beroprasi dan menjalankan usahanya.

 

Oleh karena itu, Komisi C meminta dinas terkait untuk melakukan tindakan tegas dengan menutup sementara perusahaan tersebut, sebelum perusahaan mendapatkan ijin, karena berdasarkan UU nomer 32 tahun 2009 hal ini sudah termasuk kedalam kejahatan lingkungan.

 

“Keberadaan perusahaan tersebut sangat dikeluhkan oleh masyarakat dimana saat melakukan sidak, masyarakat juga sempat melakukan unjuk rasa akibat limbah perusahaan yang mencari lingkungan warga.” Kata Taih

 

Menurutnya, ketidaktegasan dari SKPD terkait persoalan perijinan mendorong makin tercemarnya lingkungan hidup di kabupaten bekasi akibat limbah perusahaan dan industri, pemerintah daerah dinilai tidak serius sehingga banyak perusahaan yang berdiri tanpa dilengkapi peraturan yang berlaku.

 

Redaktur : Farah Alighazni

Reporter : Ardi Mahardika

 

Sumber:

http://www.dakta.com/2014/04/komisi-c-dprd-kab-bekasi-desak-dinas-tutup-pt-batwang/

Dipublikasi di Dunia Usaha, Lingkungan | Tag | Tinggalkan komentar

DBMPSDA Proyeksi 4 Fly Over dan 2 Underpass

DBMPSDA Proyeksi 4 Fly Over dan 2 Underpass

Posted by admin on 22/04/2014 – 12:18 pm in CIKARANG BEKASI, HEAD LINE | 2 Views | Leave a response

 

Cikarang Pusat, BENews – Dinas Binamarga dan Pengelolaan Sumber Daya Air (DBMPSDA) Kabupaten Bekasi akan membangun fly over atau jalan layang non tol di perbatasan Bekasi sebanyak empat fly over. Jalan layang tersebut akan membentang sepanjang perbatasan Bekasi sampai Tegalgede serta Tegaldanas. Hal itu dilakukan dengan tujuan mengurangi intensitas kemacetan yang kerap terjadi sepanjang daerah tersebut.

 

Kepala DBMPSDA, Ahmad Kosasih mengatakan, keempat jembatan layang non tol yang akan dibangun, diantaranya Grand Plaza, Cibitung, Tegalgede, dan Stasiun Lemahabang. Selain itu, Binamarga juga akan membangun dua underpass, yakni di Stasiun Tambun dan Rel Kereta Wanasari, lantaran kerap terjadi kecelakaan di palang pintu perlintasan kereta api tersebut.

 

Masih kata Kosasih, terkait Detail Enginering Design (DED), sebelumnya Binamarga sudah bangun jalan layang non tol yang kemungkinan mulai dikerjakan tahun 2015. Diakuinya, saat ini Kabupaten Bekasi sudah memiliki jalan layang non tol, tepatnya di kawasan Lippo dan Cibitung.

 

Berdasarkan data yang diperoleh Bekasi Ekspres News dari Dinas Binamarga Kabupaten Bekasi, bahwa berdirinya jalan layang di atas tanah perairan itu, nampaknya dikarenakan sudah adanya kerjasama pemanfaatan dengan Pemda Bekasi.

 

“Payung hukum sudah ada, tanah tersebut sudah bekerja sama atas perjanjian Kementrian PU dengan Gubernur Jawa Barat,” ujarnya.

 

Menanggapi hal itu, pihaknya akan mengkaji pembangunan jembatan layang itu, karena pihak kecamatan setempat termasuk para pedagang juga ikut terlibat. Sehingga, saat proyek tengah beroperasi, tidak ada dampak yang signifikan.

 

“Jadi, bawah jalan layang untuk ke kanan dan kiri masih bisa difungsikan oleh para pedagang nantinya,” tegasnya.

 

Pekerjaan saat pengecoran nantinya,lanjutnya, dilakukan di malam hari. Maka untuk penggunaan badan jalan, dilakukan dengan sistem buka-tutup. Pihaknya mengaku akan bekerjasama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) dan Polresta Bekasi dalam pelaksanaannya nanti.

 

“Kami akan siapkan pengaturan rambu-rambu lalu lintas, saat pembangunan nanti,” pungkasnya. (CR34)

 

Sumber:

http://bekasiekspresnews.co.id/2014/04/dbmpsda-proyeksi-4-fly-over-dan-2-underpass/

Dipublikasi di Fasilitas Umum, Pembangunan | Tag | Tinggalkan komentar

Golkar Menang di Kabupaten Bekasi

Golkar Menang di Kabupaten Bekasi

Posted by: daktaSelasa, 22/04/2014 – 13:38

 

CIKARANG_DAKTACOM: Partai Golkar unggul dalam pemilihan legislatif di Kabupaten Bekasi. Posisi ke dua ditempati PDIP sedang ketiga Partai Gerindra. Hal itu diungkapkan ketua KPU kabupaten Bekasi, Idham Kholik, seusai rapat pleno.

 

Dikatakan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi, rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Penghitungan Suara Pemilu 2014 yang digelar selama 2 hari berjalan aman dan lancar.

 

Rapat Pleno penghitungan suara pemilu 2014 di Kabupaten Bekasi, berlangsung pada Ahad-Senin, masing-masing PPK yang berjumlah 23 Kecamatan secara langsung menyebutkan jumlah perolehan suara baik partai, caleg DPRD Kabupaten Bekasi, DPRD Provinsi Jawa barat, DPR RI dan DPD.

 

Secara umum, rapat berjalan aman dan lancar. Namun, dalam rapat tersebut juga sempat diwarnai aksi p rotes para saksi partai, karena terjadi kerancuan data, dimana PPK Sukatani diminta melakukan perbaikan terkait perolehan suara partai amanat nasional serta adanya salah seorang caleg DPR RI PDIP yang meminta perolehan suaranya direvisi karena masuk ke dalam suara partai.

 

Ketua KPU Kabupaten Bekasi, Idham Holik mengatakan bahwa adanya protes dari para saksi itu sudah bisa diselesaikan hingga akhirnya hasil rapat pleno tersebut ditutup dan disepakati oleh seluruh saksi dari tiap partai politik.

 

Adanya protes itupun dirasa wajar, sepanjang dapat dipertanggung jawabkan dalam proses tersebut.

 

Setelah protes itu diselesaikan, KPU menetapkan perolehan suara pemilu 2014 yang ditandatangani oleh Para saksi partai politik serta disaksikan oleh Panwaslu Kabupaten Bekasi.

 

Idham menambahkan, untuk partisipasi pemilih diKabupaten Bekasi diakui terdapat sekitar 70 persen, meski tidak memenuhi target yang ditetapkan KPU Pusat dan KPU Provinsi Jawa Barat, namun partisipasi pemilih ini lebih baik dibandingkan dengan pemilu gubernur jawa barat 2013.

 

Hasil perolehan suara ini, juga akan berikan ke KPU Provinsi Jawa Barat, dalam rapat pleno dan penetapan hasil perolehan suara pemilu 2014, yang digelar selasa (22/4/14).

 

Untuk perolehan suara terbanyak dprd kabupaten bekasi diperoleh partai golkar, diikuti PDIP dan Partai Gerindra.***

 

Redaktur : Imran Nasution

Reporter : Ardi Mahardika

 

Sumber:

http://www.dakta.com/2014/04/golkar-menang-di-kabupaten-bekasi/

Dipublikasi di Pemilu 2014 | Tag | Tinggalkan komentar

Rekapitulasi Suara KPU Kota Bekasi Selesai, PDIP jadi Pemenang

Rekapitulasi Suara KPU Kota Bekasi Selesai, PDIP jadi Pemenang

Selasa, 22 April 2014 – 10:46 WIB

Reporter : bsc

 

BERITABEKASI.CO, Bekasi Kota – Rekapitulasi perolehan suara Pemilu Legislatif (Pileg) oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi, Jawa Barat, telah diselesaikan pada Selasa (22/4) sekitar pukul 02.00 WIB.

 

Empat besar partai politik (parpol) pemenang pemilu di Kota Bekasi, yakni PDIP, Golkar, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Gerindra, mendominasi perolehan suara DPRD Kota Bekasi, yang dibagi menjadi 6 daerah pemilihan (dapil). PDIP meraih 247.020 suara (22,9 persen), Golkar 169.903 suara (15,8 persen), PKS 106.703 suara(9,9 persen), dan Gerindra 102.599 suara (9,5 persen).

 

“Hasil dari rekapitulasi ini, terlihat partisipasi pemilih mencapai 61,8 persen dari total daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 1.105.109 pemilih, ” kata Ketua KPU Kota Bekasi, Ucu Asmara Sandi, saat rapat pleno rekapitulasi perolehan suara, Selasa (22/4).

 

KPU Kota Bekasi memulai penghitungan suara sejak Minggu (20/4) sore hingga Selasa (22/4) dini hari. Penghitungan suara di KPU Kota Bekasi berlangsung cukup alot karena beberapa kecamatan seperti Kecamatan Bekasi Timur dan Pondokgede, terlambat merampungkan penghitungan suara.

 

Keterlambatan rekapitulasi suara oleh Petugas Pemilihan Kecamatan (PPK) Bekasi Timur dikarenakan adanya kesalahan penghitungan perolehan suara di Kelurahan Bekasi Jaya.

 

“Keterlambatan penghitungan suara bukan karena penggelembungan suara. Tapi karena terjadi kesalahan penghitungan suara di Kelurahan Bekasijaya, khususnya TPS 55,” kata Ketua PPK Bekasi Timur, Bambang Hariyanto, usai melakukan penghitungan suara.

 

Menurut Bambang, kesalahan penghitungan suara yang dimaksud adalah menghitung suara partai an menghitung suara calon anggota legislatif (caleg) yang dicoblos.

 

“Padahal dalam aturan, jika ada pemilih yang mencoblos partai dan mencoblos caleg maka yang dihitung hanya suara caleg yang dicoblos. Bukan menghitung satu suara untuk partai dan satu suara untuk caleg. Ini yang terjadi kesalahan di TPS 55,” kata Bambang.

 

Kesalahan lainnya adalah ketidaksesuaian jumlah daftar pemilih tetap (DPT) yang telah sepakati. Jumlah DPT laki-laki dan perempuan berbeda dengan ada DPT yang dirapatkan.

 

“Saat Panitia Pantarlih mendata warga, tidak melakukan ke rumah-rumah warga tapi berdasarkan data dari RT atau data warga yang lama,” ujar Bambang.

 

Sebanyak 12 kecamatan se-Kota Bekasi, telah menyelesaikan penghitungan suara di hadapan komisioner KPU Kota Bekasi dan saksi partai. Menurut saksi dari partai NasDem, Yani Nursahar, penghitungan suara di KPU Kota Bekasi sudah transparan. Namun masih banyak masalah perbedaan data suara yang dimiliki partainya dengan data yang disampaikan PPK.

 

“Masalah perbedaan data yang disampaikan oleh PPK belum sinkron dengan data yang kami pegang. Contohnya, saat penggabungan suara yang diperoleh hingga tingkat PPK, banyak yang melenceng dengan data yang kami dipunyai. Nantinya, ini akan jadi dasar kami melakukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi,” ujar Yani.

 

Usai rapat pleno rekapitulasi KPU Kota Bekasi, dua saksi yakni PBB dan Gerindra tidak mau menandatangani berita acara hasil rekapitulasi suara.

 

“Kami belum siap menandatangani penghitungan suara karena masih menemukan kejanggalan penghitungan suara,” ujar Saksi Gerindra, Dwiana Nugrahani.

 

Sedangkan Saksi PBB, Ahmad Khotib, tidak melakukan penandatanganan berita acara penghitungan suara karena masih melakukan penelusuran terkait adanya kejanggalan.

 

“Kami masih menelusuri dari saksi-saksi karena banyak kejanggalan ditemukan di lapangan,” ujar Ahmad Khotib.

 

Meski begitu, tidak ditandatangani berita acara oleh beberapa saksi partai, tidak mempengaruhi hasil penghitungan suara. KPU Kota Bekasi akan menyampaikan hasil rapat pleno ini kepada KPU Provinsi.

 

Sedangkan perolehan suara untuk DPD, caleg bernama Eni Sumarni, menempati peringkat tertinggi di Kota Bekasi, dengan jumlah suara sebanyak 108.715 pemilih. []

 

Sumber:

http://beritabekasi.co/page/kanal/?id=6337&subid=704&kanal=info-polkam&alias=Rekapitulasi%20Suara%20KPU%20Kota%20Bekasi%20Selesai,%20PDIP%20jadi%20Pemenang&page=detil

Dipublikasi di Pemilu 2014 | Tag | Tinggalkan komentar

Kapolri Rayakan Hari Bhayangkara di Cikarang Utara

Kapolri Rayakan Hari Bhayangkara di Cikarang Utara

22 April 2014, 12:22 WIB |

 

KEPALA Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jend. Pol Sutarman pagi (22/4) tadi sambangi Desa Wangun Harja, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.

 

Kedatangan Kapolri tersebut untuk menghadiri Bakti Kepolisian, Hari Bhayangkara ke-68. Dalam kunjungan , Polri mengadakan kegiatan sosial, mulai dari Khitanan massal, pembagian obat-obatan, dan pembagian sembako.

 

“Ini merupakan momentum untuk memberikan bantuan kepada saudara-saudara kita di sekeliling kita,” kata Sutarman saat sambutan.

 

Lanjutnya mengatakan, acara bakti sosial tersebut juga merupakan tugas kepolisian dalam mendampingi dan mengayomi masyarakat dalam kebersamaan.

 

Di kegiatan sosial tersebut, juga diselenggarakan Pengobatan massal serta pelayanan KB. Dalam hal ini Polri juga melibatkan pihak-pihak lain seperti, sejumlah perusahaan dari kawasan industri MM2100, Bakti Husada, serta Dinas Kesehatan pemerintah daerah setempat. (Cr14)

 

Sumber:

http://www.gobekasi.co/index.php/detail/10966/kapolri-rayakan-hari-bhayangkara-di-cikarang-utara

Dipublikasi di Pemerintahan | Tag | Tinggalkan komentar

KPUD Kab Bekasi Mencekam, Ratusan Kader PDIP Murka

KPUD Kab Bekasi Mencekam, Ratusan Kader PDIP Murka

Selasa, 22 April 2014 – 01:39 WIB

Reporter : rd/tja

 

BERITABEKASI.CO, Cikarang, Rekapitulasi hasil perolehan suara di KPU Kab Bekasi diwarnai protes keras, ratusan massa PDIP dan seorang Caleg PDIP untuk DPR RI mengamuk didepan kantor KPU Kabupaten Bekasi.

 

Caleg yang juga ketua DPRD Kabupaten Karawang ini mengamuk karena adanya suara partai yang digelembungkan serta money politic. Suaranya ikut diambiloleh rekan separtainya dibeberapa kecamatan Kabupaten Bekasi.

 

Suasana mencekam ini saat rekapitulasi hasil perolehan suara di KPU Kabupaten Bekasi, suasana yang tenang menjadi tegang, saat ratusan kader PDIP mengamuk. Tono Bachtiar yang juga ketua DPC Partisan Siliwangi ini menuding adanya kecurangan di kecamatan Tambun utara termasuk penggelembungan.

 

Rekan separtainya Daniel Lumban Tobing digelembungkan menjadi 5439 suara dan Tono akan menklarifikasi melalui jalur hukum karena suaranya yang 1.817 diambil rekan separtainya itu. Ratusan pendukung Tono Bachtiar mengepung KPUD Kab Bekasi dan membuat aparat polisi dari Polres Kabupaten dikerahkan untuk pengamanan pleno suara sementara di Kabupaten Bekasi.

 

Tono Bachtiar pria kelahiran Karawang yang juga Ketua DPRD Kabupaten Karawang ini meminta polisi serta Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu) untuk segera mengusut tuntas kasus yang merugikan dirinya.”Jika tuntutan saya yang tak dipenuhi akan saya bawa massa yang lebih besar,”teriak Tono. []

 

Sumber:

http://beritabekasi.co/page/kanal/?id=6335&subid=61&kanal=stop-press&alias=KPUD%20Kab%20Bekasi%20Mencekam,%20Ratusan%20Kader%20PDIP%20Murka&page=detil

Dipublikasi di Pemilu 2014 | Tag | Tinggalkan komentar