Dinas Kebersihan Kab. Bekasi Kewalahan Angkut Sampah

Dinas Kebersihan Kab. Bekasi Kewalahan Angkut Sampah

Senin, 30/07/2012 – 12:54

 

BEKASI, (PRLM).- Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemadam Kebakaran (DKPPK) Kabupaten Bekasi mengaku, hingga saat ini masih kewalahan untuk mengangkut sampah yang dihasilkan warga setiap harinya ke tempat pembuangan akhir (TPA) Burangkeng Kabupaten Bekasi. Kapasitas DKPPK Kabupaten Bekasi untuk mengangkut sampah warga hanya 1.230 meter kubik per hari, dari total produksi sampah warga sekitar 6.750 meter kubik per hari. Dengan demikian, banyak tidak terangkut ke TPA Burangkeng.

 

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Kebersihan pada DKPPK Kabupaten Bekasi, Danial Firdaus saat ditemui di ruang kerjanya, di kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Bekasi, Senin (30/7). Dalam kesempatan itu, Danial mengakui, pengolahan sampah di Kabupaten Bekasi tidak maksimal karena armada angkut sampah masih terbatas.

 

“Hanya 59 armada truk beroperasi melayani enam UPTD (unit pelaksana teknis dinas, red) di seluruh Kabupaten Bekasi untuk diangkut ke TPA Burangkeng. Jumlah armada yang beroperasi itu memang tidak sebanding dengan total sampah yang dihasilkan warga setiap harinya. Kami masih kewalahan dengan sampah yang dihasilkan warga dibandingkan kemampuan pengangkutan sampah. Banyak sampah warga yang tidak terangkut,” kata Danial.

 

Menurut dia, satu truk armada sampah memiliki kapasitas angkut enam kubik dengan jumlah perjalanan dua rit per hari. Armada truk paling banyak digunakan untuk mengangkut sampah pasar sebanyak 29 unit. Jumlah armada truk, dikatakan Danial, sangat kurang sehingga pengangkutan sampah tidak maksimal.

 

Untuk mengantisipasi banyaknya tumpukan sampah yang tidak terangkut di sekitar lingkungan warga, DKPPK Kabupaten Bekasi pun telah mengusulkan penambahan armada sebanyak 10 truk selain mengusulkan penambahan anggaran untuk pengelolaan sampah. “Alokasi anggaran pengolahan sampah di TPA Burangkeng sangat sedikit, hanya sebesar Rp 450 juta. Itupun lebih besar untuk honor pegawai,” katanya.

 

Saat disinggung mengenai pengolahan sampah di TPA Burangkeng, Danial menjelaskan, saat ini diserahkan kepada perusahaan swasta yang dianggap profesional dan mempunyai pengalaman dalam mengolah sampah. Sehingga sampah yang nantinya diangkut dari lingkungan warga mampu dikelola dengan baik dan tidak ada lagi sampah yang tidak terangkut di lingkungan warga. (A-198/A-147)***

 

Sumber:

http://www.pikiran-rakyat.com/node/197777

About these ads
Tulisan ini dipublikasikan di Lingkungan dan tag . Tandai permalink.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s