Pembangunan Stadion Utama Bekasi Amburadul

Pembangunan Stadion Utama Bekasi Amburadul

Rabu, 24/07/2013 – 14:57

 

CIKARANG, (PRLM).-Pembangunan Stadion Utama Bekasi di Kecamatan Cikarang Timur Kabupaten Bekasi, dinilai amburadul. Baik dari proses pembangunan stadion maupun sistem kerja para pegawai kontraktor pelaksana, terlihat tidak menerapkan sistem keselamatan kerja, seperti pemakaian sabuk pengaman bagi pekerja proyek saat berada di ketinggian.

 

Demikian diungkapkan Wakil Ketua Komisi C sekaligus anggota Badan Anggaran pada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi, Taih Minarno saat melakukan inspeksi mendadak (sidak), terkait progress pembangunan stadion yang akan digunakan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2014, Rabu (24/7/2013).

 

Dari hasil sidak tersebut, pembangunan stadion utama yang menggunakan jasa kontraktor PT. PP, diungkapkan Taih, terkesan menganggap sepele. Padahal, target pembangunan stadion itu harus bisa mencapai target 60 persen pada akhir tahun ini.

 

“Pembangunan stadion yang dikerjakan oleh PT. PP ini yang kembali dimulai sekitar satu setengah bulan terakhir ini, harusnya bisa mencapai 12 persen. Akan tetapi, saya kira dalam kurun waktu ini baru mencapai dua persen. Ini merupakan kelalaian kontraktor dalam mengerjakan proyek,” ungkap Taih.

 

Lemahnya pengawasan yang dilakukan manajer lapangan dari PT PP, disinyalir menjadi salah satu faktor lambatnya proses pembangunan. Sebab, saat sidak dilakukan, manajer lapangan tersebut diketahui hanya sesekali memeriksa hasil pembangunan.

 

“Saat ini saja manajer lapangannya tidak ada di tempat. Bagaimana mau mengawasi pembangujan proyek kalau penanggungjawab lapangannya tidak standby di tempat. Dikiranya ini proyek asal-asalan,” ucap Taih sedikit kesal.

 

Ditambahkan Taih, selain lemahnya pengawasan pembangunan, faktor jumlah pegawai yang hanya berjumlah 70 orang pun turut berkontribusi terhadap lambatnya pembangunan proyek.

 

“Pada akhir tahun ini pembangunan harus mencapai 60 persen. Itu target yang telah disepakati. Kalau dilihat dari bentuk pembangunan fisiknya secara keseluruhan baru mencapai sekitar 20 persen. Sedangkan waktu efektif kerja hanya sekitar empat bulan lagi hingga akhir tahun 2013,” katanya.

 

Melihat kenyataan di lapangan ternyata tidak sesuai dengan apa yang telah dilaporkan pihak eksekutif kepada legislatif, maka DPRD pun akan segera memanggil para pejabat terkait, yang membidangi urusan bangunan. Pihaknya pun pesimistis pembangunan proyek bisa rampung menjelang pelaksanaan Porprov Jawa Barat 2014.

 

“Secepatnya kita akan panggil para pejabat di Dinas Bangunan tentang progress pembangunan stadion ini. Tadi juga saya menghubungi pejabat di Dinas Bangunan susah dikonfirmasi. Kalau gak becus mengawasi proyek pembangunan dari pemda (pemerintah daerah, red) mending mundurnsaja dari jabatannya,” ujar Taih. (A-198/A-89)***

 

Sumber:

http://www.pikiran-rakyat.com/node/244096

About these ads
Tulisan ini dipublikasikan di Pembangunan dan tag . Tandai permalink.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s