Usaha Menolak Angin dengan Jamu Tolak Angin

IMG_2530-1 (640)

AP

 

Sebuah gelas berisi racikan jamu herbal tolak angin produksi salah satu Pabrik Jamu dengan logo bergambar alat penumbuk tradisional (alu dan lumpang), tampak disajikan dan siap diminum di salah satu Kedai Jamu di Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi pada Rabu, 27 Mei 2015. Untuk menetralisir rasa khas jamu seperti pahit, asam, dan sebagainya, penjual jamu memberikan “bonus” berupa minuman jahe bercampur gula jawa yang diseduh bersama air panas. Satu porsi jamu tolak angin komplit tanpa telor yang mampu menyegarkan tubuh ini, dipatok dengan harga Rp 8.000, sudah termasuk segelas kecil jahe panas.

 

ANANTO PRATIKNO

Dipublikasi di Sosial | Tag | Tinggalkan komentar

Pembangunan Stasiun Kereta Api Telaga Murni Terhambat

Belum Disetujui Kementerian Perhubungan

Pembangunan Stasiun Kereta Api Telaga Murni Terhambat

Rabu, 27/05/2015 15:15 WIB

 

CIKARANG_DAKTACOM: Pihak swasta yakni PT. Metland berencana melakukan pembangunan stasiun Kereta Api Telaga Murni, Kecamatan Cikarang Barat, pembangunnya sepenuhnya dibiayai oleh perusahaan pengembang perumahan tersebut, sementara Pemerintah daerah hanya menfasilitasinya saja. Untuk memastikan kapan pembangunannya, komisi III DPRD menggelar Rapat dengan PT. Metland, Dinas Perhubungan dan Bappeda pada hari ini (27/5/15)

Kabid Perencanaan dan Fisik Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Bekasi, E.Y Taufik mengatakan memang Detail Engginering Desain pembangunan stasiun tersebut masih dalam proses penyempurnaan dan persetujuan di kementrian, setelah ada DED maka akan diterbitkan berbagai perjinan dalam mendukung pembangunannya.

Untuk luas lahan stasiun tersebut, saat ni belum diketahui luasnya, yang bergantung pada rencana DED tersebut. Terkait dengan konsep pembangunan stasiun, rencananya akan dibuat stasiun kelas R 22 yang nantinya bisa menampung penumpang comutter line.

Sementara itu, Anggota Komisi III DPRD, Taih Minarno mengatakan bahwa pembangunan stasiun itu harus dikaji lagi. Lebih baik pengembang melakukan pelebaran terhadap akses jalan daripada membuat stasiun kereta api, jangan sampai pembangunan stasiun itu menjadi akal-akalan pihak pengembang untuk menaika nilai jual perumahnnya.

 

Reporter : Ardi Mahardika
Editor : Syifa Faradila

 

Sumber:

http://dakta.com/news/1380/pembangunan-stasiun-kereta-api-telaga-murni-terhambat

Dipublikasi di Lalu Lintas | Tag | Tinggalkan komentar

Kali Cibeet Tercemar Limbah Asal Karawang

Kali Cibeet Tercemar Limbah Asal Karawang

Rabu, 27 Mei 2015 | 10:03

 

KALI Cibeet di Desa Cipayung tercemar limbah beracun dari perusahaan. Namun pihak Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Kabupaten Bekasi menduga pencemaran itu dilakukan oleh perusahaan yang berada di Karawang.

 

Pencemaran limbah itu diketahui setelah BPLH melakukan peninjauan langsung ke Kali Cibeet, Selasa (26/5). Pihak BPLH merasa yakin pencemaran dilakukan perusahaan dari daerah lain karena di sekitar kali tersebut tak ada satupun perusahaan yang beroperasi.

 

“Air sungai sudah kembali jernih jadi dibuang periodik. Indikasi (limbah) dibuang dari wilayah Karawang,” kata Kepala BPLH Kabupaten Bekasi, MA Supratman.

 

Atas temuannya itu, Supratman melaporkannya ke BPLH Provinsi Jawa Barat. Karena ia menyadari untuk menindaklanjuti persoalan tersebut bukanlah kewenangannya.

“Dilaporkan ke BPLH Provinsi Jawa Barat untuk dilakukan penyelidikan lanjutan,” tambahnya.

 

Saat mengunjungi Kali Cibeet, warga yang tinggal di sekitar kali pun memberikan pengakuannya. Menurut warga sekitar, pencemaran kali sudah sering terjadi namun tidak diketahui oleh pemerintah daerah.

 

“Tapi baru ada laporan sekarang. Kami sudah lapor ke provinsi supaya segera ada penindakan ke depannya karena bukan masuk wilayah kami,” tuturnya. (neo)

 

Sumber:

http://www.gobekasi.co.id/2015/05/27/kali-cibeet-tercemar-limbah-asal-karawang/

Dipublikasi di Lingkungan | Tag | Tinggalkan komentar

Tak Ditemukan Beras Oplosan di Gudang Beras Cikarang Utara

Tak Ditemukan Beras Oplosan di Gudang Beras Cikarang Utara

Selasa, 26/05/2015 16:37 WIB

 

CIKARANG_DAKTACOM: Komisi II DPRD bersama Disperindagpas serta Polresta Bekasi tidak menemukan adanya beras oplosan yang dicampur plastik saat melakukan sidak ke sejumlah pasar tradisional dan gudang beras.

 

Temuan beras yang dioplos di Kota Bekasi, membuat masyarakat risau, oleh sebab itu dilakukan pantauan secara langsung oleh pihak terkait diantaranya Komisi II, Dinas Perdagangan perindustrian dan Pasar (Disperindagpas) dan Polresta Bekasi ke Pasar Lemahabang dan gudang beras,  Cikarang Utara, Selasa (26/05/15).

 

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi, Mulyana Muhtar mengatakan, sejauh ini dalam kegiatan sidak tersebut pihaknya tidak menemukan beras yang dicampur plastik, namun pedagang maupun pengecer beras diminta tidak berbuat curang yang tentunya berdampak pada kesehatan masyarakat.

 

“Masyarakat juga diminta jeli dalam membeli beras agar tidak dirugikan,” ujarnya.

 

Sementara itu, hal yang berkaitan dengan beras palsu pun disampaikan Kabid Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) Disperindagpas, Yuli Sulaini mengatakan dalam antisipasi adanya beras tersebut, pihaknya sudah menerjunkan tim yang akan memantau peredaran beras di Kabupaten Bekasi, tapi sejauh ini belum ditemukan beras yang dicampur biji plastik.

 

Hal serupa juga dikatakan Polresta Bekasi, Melalui Kasatreskrim, Kompol Sukamto meminta masyarakat untuk melapor apabila menemukan beras yang dicampur biji plastik.

 

Reporter : Ardi Mahardika
Editor : Ayu Yunita

 

Sumber:

http://dakta.com/news/1367/tak-ditemukan-beras-oplosan-di-gudang-beras-cikarang-utara

Dipublikasi di Dunia Usaha, Sosial | Tag | Tinggalkan komentar

MUI Uji Sertifikasi Halal Restoran

MUI Uji Sertifikasi Halal Restoran

Rabu, 27 Mei 2015 | 08:17

 

MENJAMURNYA restoran makanan asing di Kabupaten Bekasi menjadi perhatian Majelis Ulama Indonesia (MUI)  setempat. Ketua MUI Kabupaten Bekasi, Rohimudin Nawawi berharap ada pemasangan label halal bagi restoran yang memenuhi syarat.

 

Menurut dia, Pemda Kabupaten Bekasi juga mempunyai peran dalam pemberian sertifikasi halal ini tersebut. Sebab secara tidak langsung, pemerintah mengeluarkan izin berdirinya restoran asing di Kabupaten Bekasi.

 

“Jadi ini tidak peran MUI saja, Pemda juga harus melihat itu (sertifkasi halal) agar masyarakat juga mengetahui produk apa yang disajikan,” terangnya, Selasa (26/5).

 

Dalam waktu dekat ini, pihaknya berencana melakukan survei ke restoran dan rumah makan asing untuk mengetahui bahan-bahan apa saja yang mereka buat. Bila perlu,  LP POM MUI akan diterjunkan sebagai pendampingan untuk pengujian.

 

Sertifikasi dan label halal juga tidak hanya untuk restoran dan rumah makan, untuk pengusaha catering juga harus memilikinya. “Semuanya harus ada label dan sertifikasi halalnya dengan masa kedaluarsa perizinan hingga dua tahun lamanya,” cetusnya.

 

Sementara itu, memasuki bulan puasa, MUI Kabupaten Bekasi mengimbau kepada pemilik restoran dan makanan untuk tidak beroperasi pada pagi dan siang hari. Ditutupnya usaha makanan itu untuk menghormati umat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa.

 

Tempat Hiburan Malam ( THM) juga hanya boleh beroperasi setelah salat tarawih, selain itu tidak menyalakan musik dengan keras untuk menjaga kekhusukan ibadah umat muslim.

 

“Rumah makan sebaiknya buka jam lima sore dan untuk THM setelah salat tarawih lah boleh beroperasi,” tandasnya. (dho)

 

Sumber:

http://www.gobekasi.co.id/2015/05/27/mui-uji-sertifikasi-halal-restoran/

Dipublikasi di Sosial | Tag | Tinggalkan komentar

Kawanan Rampok Umbar Tembakan

Kawanan Rampok Umbar Tembakan

Selasa, 26 May 2015 – 23:06 WIB

Reporter : hom

 

Beritabekasi.co, Kota Bekasi, Surga perampok bersenjata api kembali beraksi bahkan nekat mengumbar tembakan.

 

Kawanan perampok dan pencuri kendaraan bermotor (curanmor) bersenpi kembali melepaskan tembakan ke arah warga. Biru bin Letot (35) warga Kampung Markan RT 06/03, Kelurahan Bojong Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi terkena sasaran tembak kawanan perampok, Selasa (26/5/2015) pukul 04.30.

 

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Mohamad Iqbal mengatakan, peristiwa itu terjadi saat korban sedang beristirahat di depan rumahnya.

 

Tak sengaja, korban mendengar suara salah seorang tetangganya yang berteriak maling. Lalu korban keluar rumah dan mendekat sumber teriakan tersebut. Saat bersamaan, kawanan pelaku melintas di depan korban.

 

Karena korban menghalangi jalan pelaku, lalu salah satu pelaku melepaskan tembakan hingga mengenai perut korban.

 

Warga yang saat itu mengejar para pelaku, mengurungkan niatnya dan membawa Biru ke RS Elisabeth.

“Berdasarkan keterangan para saksi, pelaku berjumlah lima orang mengendara tiga sepeda motor Yamaha Yupiter MX dan menggunakan senjata api (senpi).,” ujar Mohamad Iqbal saat dikonfirmasi pada Selasa (26/5) malam.

 

Iqbal menjelaskan, saat itu para pelaku berhasil menggasak dua sepeda motor jenis Honda Revo B 3509 KQN milik Milah (40) dan sepeda motor jenis Honda Vario B 3040 KNJ milik Muklis (26). Kedua pemilik kendaraan tinggal di rumah kontrakan yang tak jauh dari rumah korban.

 

“Jajaran Polsek Bekasi Timur masih mengejar pelaku. Mudah-mudahan pelaku tertangkap,” ujar mantan Kapolres Metro Jakarta Utara itu. []

 

Sumber:

http://beritabekasi.co/page/kanal/?id=7792&subid=1&kanal=bekasi&alias=Kawanan%20Rampok%20Umbar%20Tembakan&page=detil

Dipublikasi di Krimimalitas | Tag | Tinggalkan komentar

Cikpus Gandeng FPI Razia THM

Cikpus Gandeng FPI Razia THM

Selasa, 26 Mei 2015 | 08:10

 

SASARAN RAZIA: Salah satu Tempat Hiburan Malam (THM) yang disinyalir lokasi prostitusi di Tegaldanas yang bakal menjadi sasaran razia pihak kecamatan bersama FPI. DHO/RADAR BEKASI

 

CAMAT Cikarang Pusat, Endin Syamsuddin mengaku, siap menggandeng Front Pembela Islam (FPI) Kabupaten Bekasi untuk melakukan penertiban Tempat Hiburan Malam (THM) menejelang ramadan.

 

Seperti yang telah diagendakan pada tahun sebelumnya, razia THM biasa dilakukan sejak seminggu menjelang ramadan di sekitar Kabupaten Bekasi.

 

“Kalau bisa kita bersama-sama melakukan penertiban tempat hiburan malam itu,” katanya.

 

Kepada Radar Bekasi, dia menyampaikan, penertibanTHM menjelang ramadan sudah diatur langsung oleh bupati. Dengan demikian, dia berharap agar setiap elemen masyarakat bisa mematuhi aturan yang dikeluarkan bupati.

 

Menurut Endin, aturan itu dikeluarkan oleh bupati demi kemaslahatan bersama, dan untuk menghargai umat muslim di Kabupaten Bekasi yang menjalankan ibadah puasa. “Ya nanti juga bupati akan mengeluarkan surat soal itu,” ujarnya.

 

Sebelumnya, Ketua FPI Kabupaten Bekasi, Imam Mulyana Albudry menegaskan, bakal melakukan aksi razia tempat hiburan malam di Kabupaten Bekasi seminggu sebelum ramadan. Razia itu dilakukan agar umat islam lebih tenang dalam menjalankan ibadahnya di bulan suci itu.

 

Dia mengaku, siap mengerahkan anggotanya untuk menyisir semua tempat lokalisasi yang ada di wilayah Bekasi. “Dari tempat karaoke, prostitusi, hotel-hotel yang ada mesumnya akan kami razia,” tegasnya. (dho)

 

Sumber:

http://www.gobekasi.co.id/2015/05/26/cikpus-gandeng-fpi-razia-thm/

Dipublikasi di Sosial | Tag | Tinggalkan komentar