Polres Metro Bekasi Gerebek Pasangan Mesum di THM Cikarang Selatan

Polres Metro Bekasi Gerebek Pasangan Mesum di THM Cikarang Selatan

Minggu, 7 Januari 2018 | 21:02 WIB

 

POLRES Metro Bekasi mengamankan seorang wanita penghibur bersama WNA hidung belang asal Cina yang tengah asyik berhubungan intim di ruangan salah satu tempat karaoke di Ruko Thamrin, Cikarang Selatan, Minggu (7/1/2018) dini hari.

 

Cucu (25) sang penghibur dan WNA itu kemudian dibawa ke Mapolres Metro Bekasi untuk dimintai keterangan. Keduanya hanya bisa tertunduk malu. Mereka kepergok saat tengah bugil.

 

Kabag Ops Polres Metro Bekasi AKBP Nurdi Satriaji menjelaskan, penggerebekan adalah bagian dari operasi tempat hiburan malam (THM).

 

“Kita amankan satu pasangan mesum satu di antaranya warga negara asing asal Cina,” ujar Nurdi.

 

Lanjutnya, kedua orang itu akan dimintai keterangan di kantor polisi atas perbuatan asusila mereka.

“Kita bawa mereka beserta ke Mapolres untuk dimintai keterangan,” singkatnya. (gob)

 

Sumber:

http://gobekasi.pojoksatu.id/2018/01/07/polres-metro-bekasi-gerebek-pasangan-mesum-di-thm-cikarang-selatan/

Iklan
Dipublikasi di Sosial | Tag , , , , | Meninggalkan komentar

Pemkab Bekasi Akan Lelang Dua Jabatan Dinas

Pemkab Bekasi Akan Lelang Dua Jabatan Dinas

Minggu, 7 Januari 2018 — 8:34 WIB

 

BEKASI (Pos Kota) -Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, Jawa Barat, Uju mengatakan akan melakukan lelang jabatan pada dua dinas. Hal ini dikarenakan masih kosongnya dua jabatan tersebut.

 

“Kedua dinas tersebut yaitu Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Disperkimtan),” kata dia kemarin.

 

Menurut dia kekosongan jabatan itu dikarenakan adanya kekurangan tenaga ahli yang menguasai sistem pengolahan dan memang perlu adanya lelang jabatan bagi golongan II bila menginginkan promosi.

 

Namun dalam hal ini Pemkab Bekasi belum memiliki tim yang mengurusi lelang jabatan secara regulasi undang-undang. Itu memiliki artian bahwa lelang jabatan bisa diikuti oleh masyarakat luas.

 

Tetapi dalam seleksi tentunya akan ada ujian kelayakan guna mengetahui batas kemampuan dalam mengolah sumber daya manusia berupa pegawai.

 

Dalam tahapan ini masih melakukan seleksi berupa tes kemampuan dasar. Kemudian calon pemangku jabatan harus membuat makalah untuk dipresentasikan atau melakukan seminar terbuka.

 

Tetapi dalam upaya tersebut tidak hanya masyarakat luas, namun juga aparatur sipil negara (ASN) bilamana menganggap dirinya mampu bisa mengikutinya.

 

Ia menambahkan dalam lelang jabatan ini memang baru kedua kalinya dilakukan oleh Pemkab Bekasi. Dan yang melakukan seleksi itu oleh rektor universitas negeri ternama di Indonesia.

 

Selain itu, dalam seleksi jabatan itu diambil tiga orang yang memiliki kemampuan dan kemudian akan kembali melakukan tes tambahan.

 

Hal ini dilakukan sebagai guna mengetahui kemampuan utama dan sebagi bentuk dimana seorang pemimpin harus memiliki keahlian.

 

Lanjut Uju menjelaskan untuk saat ini masih tahap pertama yaitu pendaftaran calon peserta kepala dinas.

 

Kemudian akan dilakukan tes serentak dimana guna mengetahui kemampuan dalam menjalankan program utama dan ini dilaksanakan menggunakan sistem gugur.

 

(lina/sir)

 

Sumber:

http://poskotanews.com/2018/01/07/pemkab-bekasi-akan-lelang-dua-jabatan-dinas/

Dipublikasi di Pemerintahan | Tag , | Meninggalkan komentar

Alhamdulillah.. Insentif Guru Ngaji, Imam dan Marbot Masjid di Kabupaten Bekasi Naik

Alhamdulillah.. Insentif Guru Ngaji, Imam dan Marbot Masjid di Kabupaten Bekasi Naik

admin 14 menit ago

 

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT  – Pemerintah Kabupaten Bekasi menaikan insentif bagi para guru ngaji, imam dan marbot masjid di Kabupaten Bekasi. Insentif bagi para guru ngaji yang sebelumnya Rp. 100 ribu kini menjadi Rp. 200 ribu perbulan, imam masjid yang sebelumnya Rp. 75 ribu  jadi Rp. 200 ribu perbulan dan marbot masjid yang sebelumnya Rp. 50 ribu jadi 150 ribu perbulan.

 

“Sebetulnya (kenaikan insentif ini-red) sudah dilakukan sejak Juli 2017 lalu. Tahun 2018 ini kita akan mulai kembali di bulan Januari,” kata Kepala Kesra Kabupaten Bekasi, Iyan Priyatna.

 

Menurut perhitungannya, ada sekitar 5000 orang yang akan menerima insentif tersebut di tahun 2018 ini. Data tersebut diambil berdasarkan hasil verifikasi yang dilakukan oleh pihak Kantor Kementrian Agama Kabupaten Bekasi.

 

“Pembayarannya bukan cash tetapi ditransfer by name by adress sesuai data yang ada di Kementrian Agama Kabupaten Bekasi,” ungkapnya.

 

Kenaikan insentif tersebut, sambungnya merupakan bentuk kepedulian Pemkab Bekasi terhadap para guru ngaji, imam dan marbot masjid di Kabupaten Bekasi.

“Kalau yang belum terdaya di Kemenag belum bisa karena untuk menyalurkannya kita juga mengnut prinsip kehati-hatian,” ungkapnya. (BC)

 

Sumber:

https://beritacikarang.com/alhamdulillah-insentif-guru-ngaji-imam-dan-marbot-masjid-di-kabupaten-bekasi-naik/

Dipublikasi di Sosial | Tag | Meninggalkan komentar

IPM Kabupaten Bekasi Masih Rendah

IPM Kabupaten Bekasi Masih Rendah

Jumat, 5 Januari 2018 — 8:34 WIB

 

BEKASI (Pos Kota) -Pemerintah Kabupaten Bekasi mencatat tingkat pendidikan masyarakat masih rendah meski angka indeks pembangunan manusia terus meningkat setiap tahun. Wakil Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja mengatakan angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bekasi menduduki peringat ke 8 di Jawa Barat dengan poin sebanyak 71,40.

 

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bekasi meningkat setiap tahun, tepatnya dalam kurun waktu empat tahun ke belakang.

 

“Ada tiga aspek yang mepengaruhi IPM, yakni indeks pendidikan, kesehatan, dan daya beli,” ujarnya.

 

Khusus untuk Indeks Pendidikan Masyarakat, diakui Eka angkanya masih dibawah standar, hal ini dipengaruhi tingkat pendidikan masyarakat yang masih rendah, oleh sebab itu pihaknya meminta masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas pendidikan dari SD hingga SMA, apalagi biayanya sudah digratiskan.

 

Eka menambahkan, rendahnya tingkat pendidikan di Kabupaten Bekasi juga berpengaruh pada minimnya penyerapan tenaga kerja lokal yang bekerja di perusahaan.

 

Untuk itu, kegiatan pelatihan maupun dorongan masyarakat akan dilakukan agar tingkat pendidikan masyarakat terus meningkat.

 

(lina/sir)

 

Sumber:

http://poskotanews.com/2018/01/05/ipm-kabupaten-bekasi-masih-rendah/

Dipublikasi di Sosial | Tag | Meninggalkan komentar

95 Kepala Sekolah di Kabupaten Bekasi dimutasi

95 Kepala Sekolah di Kabupaten Bekasi dimutasi

admin 5 menit ago

 

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT – Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi melakukan mutasi terhadap 95 jabatan Kepala Sekolah (Kepsek) SMP Negeri di Kabupaten Bekasi, Jum’at (05/01) pagi. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, MA Supratman menuturkan mutasi tersebut dilakukan lantaran periodeisasi jabatan kepala sekolah telah habis masanya, sehingga perlu dilakukan penyegaran.

 

“Mutasi tersebut karena telah habis masa periodeisasinya dan ada USB (Unit Sekolah Baru), sehingga perlu dilakukan perubahan sesuai dengan perintah Bupati. Ada sekitar 95 sekolah yang terdiri dari 89 sekolah lama dan 6 sekolah baru untuk menduduki jabatan Kepala Sekolah,” kata MA Supratman.

 

Kepala Sekolah yang dimutasi, tambahnya, masih memungkinkan untuk pindah posisi bilamana dalam jangka waktu 2 bulan mendatang tidak bekerja dengan baik dan akan mengikuti rotasi dan mutasi pada gelombang berikutnya.

 

Sementara itu, untuk Kepala Sekolah SD Negeri di Kabupaten Bekasi tidak mengikuti proses mutasi yang digelar hari ini, walaupun banyak kepala sekolah yang periodeisasinya telah habis. Alasannya lantaran untuk Kepala Sekolah SDN baru mau akan dijadikan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) berbeda dengan kepala sekolah SMPN yang telah lebih dahulu menjadi KPA.

 

“SD banyak yang periodeisasinya yang sudah habis tapi karena sekarang ini baru dan mau dijadikan KPA(Kuasa Pengguna Anggaran) sementara ditunda dulu sampe semuanya terkumpul, karena sekarang kan UPTD (Unit Pelaksana Teknis Dinas) juga hilang, kepala sekolah jadi pengguna anggaran. Jadi ada jeda waktu dan kita bisa melatih yang ada, jadi ketika berikutnya periodeisasinya habis bisa kita gantikan,” bebernya.

 

Kepala Sekolah menjadi Kuasa Pengguna Anggaran tersebut sesuai dengan PP Nomor 19 tahun 2017 yang dimana Kepala Sekolah menjadi manajer disekolahnya.

 

“Kenapa harus dilantik, karena dulu kan kepala sekolah itu adalah guru yang diberikan tugas tambahan, kalau sekarang menurut PP 19 Tahun 2017 kepala sekolah adalah manajer, jadi school basis management, dia yang menentukan maju mundur sekolah,” tutupnya. (BC)

 

Sumber:

https://beritacikarang.com/95-kepala-sekolah-di-kabupaten-bekasi-dimutasi/

Dipublikasi di Pendidikan | Tag , | Meninggalkan komentar

Polsek Tambun Ringkus 11 Bocah Siap Tempur

Polsek Tambun Ringkus 11 Bocah Siap Tempur

Jumat, 5 Januari 2018 | 09:11 WIB

 

POLSEK Tambun meringkus 11 orang yang hendak tawuran di Kampung Kobak RT 002 RW 17, Desa Mekarsari, Tambun Selatan, Jumat (5/1/2018) pukul 01.00 WIB.

 

Dua orang di antaranya membawa sajam: SH (16) dan JA (16). Mereka membawa besi yang ditajamkan serta sebilah keris. Selain itu mereka juga membawa 4 butir pil eksimer.

 

“Para orang tua yang bersangkutan kota panggil ke mapolsek. Untuk yang membawa senjata tajam sudah tentu terkena Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman 12 tahun,” jelas Kepala Polsek Tambun Komisaris Rahmat Sujatmiko.

 

Sembilan pelaku lain akan mendapat pembinaan, mereka adalah JN (15), DH (16), VA (18), HS (23), AM (22), IP (17), SP (17), F (15) dan RR (15).

 

Polisi juga mengamankan 4 unit motor antara lain Yamaha Mio B 6293 FYM, Honda Beat B 3902 FWH, Honda Beat 4995 FBL, Honda Supra X B 6165 FOA. (dam/gob)

 

Sumber:

http://gobekasi.pojoksatu.id/2018/01/05/polsek-tambun-ringkus-11-bocah-siap-tempur/

Dipublikasi di Krimimalitas, Sosial | Tag , , | Meninggalkan komentar

80 Investor di Bekasi Butuh Pasokan Listrik 1.020 Mega Watt

80 Investor di Bekasi Butuh Pasokan Listrik 1.020 Mega Watt

Selasa, 12 Desember 2017 — 22:49 WIB

 

BEKASI (Pos Kota)- Sebanyak 80 investor di Kota dan Kabupaten Bekasi, butuh pasokan listrik sebesar 1.020 Mega Watt. Semua kebutuhan itu menjadi tanggungjawab PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Area Pelayanan Jaringan (APJ) Bekasi.

 

“Permintaan sambungan baru itu untuk kebutuhan komersil dan industri,” ujar Reny Wahyu Setiawan, Manajer PLN APJ Bekasi, saat melepas ratusan petugas penyambungan PLN APJ Bekasi dalam program ‘Kerja Bersama Terangi Indonesia” di Mustikajaya, Selasa (12/12).

 

Sedangkana permohonan untuk tahun 2018 ada sekitar 80 calon pelanggan baru dari kalangan investor industri dengan kebutuhan daya keseluruhan 620 MW. Selain itu ada juga dari 380 perusahaan properti dengan kebutuhan pasokan listrik seluruhnya mencapai 400 MW.

 

Menurut Reny, calon pelanggan industri tersebut mayoritas berasal dari dalam negeri, sedangkan investor asing berasal dari Jepang, Tiongkok dan Korea.

 

“Mayoritas berniat menanamkan investasi industrinya di wilayah Kabupaten Bekasi pada 2018,” katanya, sambil mengatakan, investor usaha industri itu lebih dominan bergerak pada bidang usaha logam dan otomotif.

 

Sementara pengajuan kebutuhan listrik untuk kategori calon pelanggan perusahaan properti diperuntukan bagi operasional 80.000 unit rumah di wilayah Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi pada 2018.

 

Tingginya permintaan kebutuhan energi listrik itu telah membuktikan geliat perekonomian di wilayah setempat tengah berkembang pesat.

 

“Permintaan pasokan energi listrik ini berkorelasi positif pada perkembangan ekonomi pada suatu daerah yang seiring dengan tuntutan masyarakat untuk pengadaan infrastruktur yang memadai,” katanya.

 

Hingga 10 Desember 2017, kata Reny, pihaknya telah melampaui target pemasangan instalasi listrik baru sebanyak 112.324 pelanggan dari target yang ditetapkan hingga akhir Desember sebanyak 112.000 pelanggan.

 

“Proyeksi kami di Kota Bekasi terdapat potensi pemasangan listrik baru sebanyak 23.800 pelanggan yang ingin kita selesaikan sampai akhir Desember 2017,” katanya.

 

Upaya tersebut salah satunya dilakukan melalui program “Kerja Bersama Terangi Indonesia” berupa penyambungan 12.000 pelanggan dalam satu hari kerja.

 

“Kalau 12.000 masuk hari ini, akan jauh melebihi target 2017 di area Bekasi. Bukan berarti kalau sudah melampaui target, kita stop pemasangan, tetap akan kita layani,” katanya. (saban)

 

Sumber:

http://poskotanews.com/2017/12/12/80-investor-di-bekasi-butuh-pasokan-listrik-1-020-mega-watt/

Dipublikasi di Dunia Usaha | Tag , , | Meninggalkan komentar