Sang Pesohor Ibukota “Bertarung” di Daerah

img_8445-1-640

AP

 

Seorang pengendara motor tampak melintas di depan spanduk yang menampilkan foto seorang pesohor ibukota yang juga Calon Wakil Bupati Bekasi periode 2017 – 2021 di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi pada Rabu, 30 November 2016. Sang Pesohor Ibukota, yakni Ahmad Dhani, turut meramaikan hajatan demokrasi di Kabupaten Bekasi berpasangan dengan bekas Bupati Bekasi Sa’duddin. Mereka berdua akan bertarung melawan 4 pasangan calon lainnya pada Februari 2017 nanti.

 

ANANTO PRATIKNO

Dipublikasi di Pilkada Kab. Bekasi | Tag | Meninggalkan komentar

Investasi di Kabupaten Bekasi Meningkat Rp43.7 Triliun

Investasi di Kabupaten Bekasi Meningkat Rp43.7 Triliun

editor: aji Rabu, 30/11/2016 | 11:19 Berita Cikarang | 11 Views | Leave a response

 

CIKARANG – Kabid penanaman modal pada Badan Penanaman Modal Pelayanan Perijinan Terpadu (BPMPPT) Kabupaten Bekasi, Zaki Zakaria membeberkan, sampai dengan triwulan III di tahun 2016 jumlah investasi meningkat tajam hingga Rp43,7 Triliun.

 

“Rupanya gejolak politik nasional tidak mempengaruhi investasi di kawsan industri di Kabupaten Bekasi. Buktinya inveastasi justru meningkat jumlahnya, dari sektor PMA dan PMDN,” katanya.

 

Selain jaminana keamanan, infrastruktur kata Zaki justru faktor penting dalam pertumbuhan nilai investasi di Kabupaten Bekasi, secara umum di Indonesia.

 

“Tercatat ada 40 negara melakukan investasi di kawasan industri di Kabupaten Bekasi. Rata-rata dari mereka itu tertarik terhadap pembangunan infrastruktur. Kabupaten Bekasi ini dekat dengan pelabuhan apalagi jika project double track di kawasan Jababeka itu selesai bisa dipastikan nilai investasi semakin naik signikan,” serunya.

 

Zaki menjelaskan, untuk realisasi investasi PMDN tahun 2015 senilai Rp35 triliun, sementara untuk 2016 sampai dengan triwulan ke III mencapai Rp43,7 Triliun. []

 

Sumber:

http://beritabekasi.co.id/2016/11/investasi-di-kabupaten-bekasi-meningkat-rp43-7-triliun/

Dipublikasi di Dunia Usaha | Tag | Meninggalkan komentar

Gara-gara E-KTP, 224 Ribu Jiwa di Kabupaten Bekasi Terancam Kehilangan Hak Pilih

Gara-gara E-KTP, 224 Ribu Jiwa di Kabupaten Bekasi Terancam Kehilangan Hak Pilih

Senin, 28 November 2016 | 20:15 WIB

 

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi segera menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada 6 Desember 2016 nanti. Sementara itu, total Daftar Pemilih Sementara (DPS) berjumlah 2.131.021 jiwa, 465.226 diantarannya belum mengantongi E-KTP atau Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik.

 

Namun, masyarakat yang belum mengantongi E-KTP masih bisa menggunakan hak suara pada Pilkada 15 Februari 2017 nanti,  asalkan sudah melakukan perekaman dan mendapat surat keterangan (Suket) dari Disdukcapil.

 

Hingga tanggal 21 November 2016, Dinas Kependudukan dan Catata Sipil (Disdukcapil) baru mengeluarkan setengah atau 50 persen dari 465.226 jiwa. Ketua KPU Idham Kholik mengakui itu.  “Jadi pemilih non-KTP elektronik tidak ada dalam data base kependudukan milik Dinas Dukcapil Kabupaten Bekasi (atau yang tidak bisa dikeluarkan SUKET) sebanyak 224.343 orang pemilih,” ujarnya, Senin (21/11/2016) lalu.

 

Menurut Idham, dari data tersebut artinya ada sebesar 10,53 % dari jumlah Daftar Pemilih Sementar sebanyak 2,1 juta pemilih yang telah KPU Kabupaten Bekasi tetapkan beberapa waktu lalu tidak bisa mendapatkan Suket.

 

“Jika sampai tanggal 4 Desember 2016 pemilih tersebut tetap tidak bisa mendapatkan Suket dampak belum melakukan perekaman KTPelektronik, maka KPU Kabupaten Bekasi akan hapus dari DPT,” jelasnya.

 

Terkait dengan hal itu, KPU Kabupaten Bekasi akan memerintahkan PPS se – Kabupaten Bekasi untuk memberitahu pemilih non-KTPelektronik yang belum bisa mendapatkan Suket untuk segera melakukan perekaman data kependudukan.

 

“Agar memperoleh Suket dari Dinas Dukcapil Kabupaten Bekasi dan dengan Suket tersebut nanti pemilih tersebut dapat menggunakan hak pilihnya di Pilkada Kabupaten Bekasi 2017,” tutupnya.(neo/gob)

 

Sumber:

http://gobekasi.pojoksatu.id/2016/11/28/gara-gara-e-ktp-224-ribu-jiwa-di-kabupaten-bekasi-terancam-kehilangan-hak-pilih/

Dipublikasi di Pilkada Kab. Bekasi | Tag | Meninggalkan komentar

Tawuran Maut Antarpemuda di Tambun, 1 Tewas

Tawuran Maut Antarpemuda di Tambun, 1 Tewas

Minggu, 27 November 2016 | 14:51 WIB

 

TAWURAN maut kembali terjadi di Tambun Selatan tepatnya di Kampung Kedunggede RT 001 RW 20, Desa Setiamekar, Minggu (27/11/2016). Satu orang dinyatakan tewas. Korban tewas ialah Muhammad Yusup Ardiansyah (24) warga RT 005 RW 16 Kedunggede.

 

Menurut keterangan Kepala Seksi Humas Polsek Tambun Iptu Tri Mulyono, pada Sabtu (26/11/2016) pukul 23.00 WIB. Rombongan remaja dari Rawaaren melewati daerah Kampung Kedunggede. Kebetulan remaja dari Kedunggede kebetulan tengah bercanda.

 

“Remaja dari Rawaaren terhenti dengan mengatakan, ‘Tunggu ya saya akan balik lagi.’ Kemudian banyak rombongan remaja yang berdatangan dan terjadi tawuran dengan menggunakan berbagai senjata tajam sehingga korban tertusuk,” jelas Tri.

 

Korban tewas di tempat dengan 3 luka tusukan di bagian dada. Mayat korban dilarikan ke RSUD Kabupaten Bekasi untuk divisum. Polsek Tambun masih mengusut kasus ini untuk menemukan pelaku. [dam/gob]

 

Sumber:

http://gobekasi.pojoksatu.id/2016/11/27/tawuran-maut-antarpemuda-di-tambun-1-tewas/

Dipublikasi di Krimimalitas | Tag | Meninggalkan komentar

(Download): SK. Gubernur Jabar No. 1191 Tahun 2016 tentang UMK Tahun 2017 di Jawa Barat

sk-gub-jabar-umk-2017

AP

 

Surat Keputusan (SK) Gubernur Jawa Barat No. 561/Kep.1191-Bangsos/2016 tentang Upah Minimum Kabupaten/Kota di Jawa Barat Tahun 2017 yang terdiri dari enam diktum ini, sebagaimana terdapat di dalam pertimbangannya, jelas mengacu kepada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan.

 

Di dalam diktum kedua, di sana disebutkan bahwa UMK tertinggi adalah di Kabupaten Karawang dengan nilai Rp 3.605.272. Nilai ini naik Rp 274.766 atau 8.25% dibandingkan dengan UMK Tahun 2016 yang senilai Rp 3.330.505.

 

Selain itu, UMK di Kabupaten Bekasi, misalnya, ditetapkan senilai Rp 3.530.438,44. Sebagaimana Kabupaten Karawang, wilayah yang bertetangga ini nilai UMK-nya juga naik 8.25% atau sebesar Rp 269.063.44 dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

 

SK yang ditandatangani oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan pada tanggal 21 Nopember 2016 ini mengatur UMK di 27 Kabupaten/ Kota se-Jabar dan berlaku pada tanggal 01 Januari 2017

 

Selengkapnya, silahkan unduh di:

sk-gub-jabar-no-1191-tahun-2016-umk-2017

 

ANANTO PRATIKNO

Dipublikasi di Ketenagakerjaan | Tag | Meninggalkan komentar

Diskominfo Kabupaten Bekasi Bakal Pasang 100 Unit CCTV

Diskominfo Kabupaten Bekasi Bakal Pasang 100 Unit CCTV

22/11/2016 admin Berita 0 Comments

 

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT – Pemerintah Kabupaten Bekasi akan memasang kamera pengintai atau Closed Circuit Television (CCTV) di sejumlah sudut wilayah Kabupaten Bekasi dilengkapi dengan Controling Room.

 

“Nanti kita akan pasang 100 dulu, besoknya lagi 200 sehingga nanti dimana-mana bisa dimonitor,” kata Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bekasi, Beni Saputra, Selasa (22/11).

 

Dijelaskan olehnya, dengan adanya CCTV tersebut pemerintah akan mendapatkan akses kontrol lebih mudah dan diharapkan dapat meminimalisir terjadinya tindak kejahatan dijalan (Street Crime) serta mememantau kinerja pegawai Pemkab Bekasi.

 

“Di setiap kecamatan kita pasang CCTV. Misal Bupati mau monitoring camat, camatnya ngantor apa nggak bisa dilakukan karena kadang kalau lewat telfon kan bisa saja tidak sesuai sehingga akan mengurangi ruang gerak devias (penyimpangan-red),” kata Beni.

 

CCTV tersebut, kata dia, juga akan dipasang di sejumlah ruang publik dan jalur rawan kemacetan di Kabupaten Bekasi. “Misalnya dari mulai Terminal Cikarang hingga Tambun Selatan, kemudian di daerah selatan itu misalnya dari jababeka, terus Lippo hingga Hyundai juga di Deltamas. Banyaklah,” ungkapnya.

 

Pengadaan CCTV tersebut sudah diajukan dalam APBD Kabupaten Bekasi tahun 2017. “Mudah-mudahan terealisasi dan jumlahnya bisa sesuai dengan yang diajukan,” kata Beni. (BC)

 

Sumber:

http://beritacikarang.com/diskominfo-kabupaten-bekasi-bakal-pasang-100-unit-cctv/

Dipublikasi di Fasilitas Umum, Pemerintahan | Tag | Meninggalkan komentar

Pemilih Non e-KTP Cukup Tunjukkan KTP/KK Lama ke PPS untuk Perekaman

Pemilih Non e-KTP Cukup Tunjukkan KTP/KK Lama ke PPS untuk Perekaman

Tuesday 22 November 2016 15:43

 

Sabekasi.com, Cikarang Utara – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi kembali melakukan koordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bekasi, Selasa (21/11) di Grand Cikarang Hotel pada acara Sosialisasi pendataan penduduk rentan administrasi kependudukan Kabupaten Bekasi.

 

Ketua KPU Kabupaten Bekasi, Idham Holik mengatakan bahwa bagi pemilih yang tidak sempat melakukan perekaman KTP Elektronik, Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan/atau mantan Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) dapat membantu pemilih dalam memperbaharui data kependudukan pemilih tersebut.

 

Idham mengatakan, hal ini agar dipastikan datanya ada dalam databese kependudukan Disdukcapil Kabupaten Bekasi, sehingga sebelum atau paling lambat tanggal 4 Desember 2016, pemilih non-KTP elektronik dapat surat keterangan dari Disdukcapil Kabupaten Bekasi.

 

“Fasilitasi pembaharuan data kependudukan tersebut dapat dilakukan dengan cara meminta kepada pemilih non KTP elektronik tersebut untuk dapat menyerahkan foto copy dokumen kependudukan yang lama (KTP dan KK SIAK) kepada PPS dan/atau mantan PPDP untuk diserahkan kepada PPK,” paparnya.

 

Selanjutnya, tambah Idham, PPK berkoordinasi dengan Kasie Kependudukan Kecematan setempat untuk melakukan verifikasi atau cross check data kependudukan lama untuk diperbaharui dan dilaporkan kepada Disdukcapil. Dasar hukum tersebut, kata Idham, karena basis data penerbitan surat keterangan adalah database kependudukan.

 

“Terkait dengan hal ini, pada hari ini saya telah koordinasi dengan Kadisdukcapil dan 23 Kasie Kependudukan Kecamatan se-Kabupaten Bekasi. Mohon PPS dapat segera berkoordinasi dengan Kepala Desa/Lurah, pastikan informasi ini dapat tersampaikan pada saat Rapat Minggon di Kantor Desa/Kelurahan,” tegas Idham.

 

Selain penyelenggara Pilkada, Idham melanjutkan, kini semua level pemerintahan juga berupaya memaksimalkan himbauan kepada pemilih non KTP elektronik agar segera melakukan perekaman KTP elektronik atau memperbaharui data kependudukan. “Mohon informasi dapat segera ditindak lanjuti kepada pemilih non KTP elekronik yang sebanyak 224.343 orang atau 10,53 % dari DPS,” himbaunya.

 

Terkait dengan data pemilih non-KTP elektronik tersebut, Operator Data Pemilih (ODP) KPU Kabupaten Bekasi telah mengirimkannya melalui email ODP PPK se-Kabupaten Bekasi. “Mohon kepada Ketua PPK agar segera mendistribusikannya kepada PPS file tersebut,” pungkas Idham. (Fad)

 

Sumber:

http://sabekasi.com/news/detail/2/1545/Pemilih-Non-e-KTP-Cukup-Tunjukkan-KTP/KK-Lama-ke-PPS-untuk-Perekaman

Dipublikasi di Pilkada Kab. Bekasi | Tag | Meninggalkan komentar