Pabrik ‘Barbie’ di Cikarang Gandeng 5 SMK Kembangkan Pendidikan Vokasi

Pabrik ‘Barbie’ di Cikarang Gandeng 5 SMK Kembangkan Pendidikan Vokasi

 

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG UTARA  – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus fokus pada pengembangan program pendidikan vokasi yang link and match antara SMK dan Industri.

Untuk kali ini, Kemenperin menggandeng PT Mattel Indonesia dalam menjalankan program link and match antara SMK dan Industri tersebut.

 

Dalam program Link and Match ini, ada lima Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang akan berhubungan langsung dengan PT. Mattel Indonesia. Kelima SMK tersebut adalah SMK Negeri 1 Cikarang Pusat, SMK Negeri 1 Cikarang Barat, SMK Negeri 1 Cikarang Selatan, SMK Negeri 1 Karawang, dan SMK Mitra industri MM2lOO Cibitung.

 

“Kerjasama ini merupakan komitmen investasi kami (Mattel Indonesia) pada pendidikan melalui pembelajaran berbasis permainan dan meningkatkan kecakapan tenaga kerja Indonesia,” ujar Country Manager PT Mattel Trading Indonesia, Reuben Sivaiingam dalam acara Mattel 25th Anniversary Event di PT Mattel Indonesia, Kawasan Industri Jababeka II, Senin (4/12).

 

Lebih lanjut, ia mengatakan, sebagai bagian dari dunia usaha, PT. Mattel Indonesia yakin pelatihan kerja merupakan media yang strategis dalam menjembatani antara pendidikan dengan kebutuhan lapangan kerja, yang memungkinkan lulusan tidak hanya siap secara teori tetapi siap secara praktik.

 

Sebelumnya, PT Mattel Indonesia sebagai pabrikan yang membuat mainan seperti barbie akan meningkatkan produksi hot wheels yang diperkirakan mencapai 150 juta pcs pada 2018. Jumlah tersebut meningkat dari produksi sebelumnya sebanyak 50 juta pcs.

 

Peningkatan produksi ini akan disokong oleh tenaga kerja terampil lulusan program vokasi Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

 

PT Mattel Indonesia akan dipasok sebanyak 250 tenaga kerja yang berasal dari 5 Sekolah Menengah Kejuruan yang ada di wilayah Kabupaten Bekasi.

 

Berdasarkan catatan Kemenperin, investasi industri mainan berskala besar dan menengah terus bertumbuh pada kuartal ketiga tahun ini. Adapun dari 93 perusahaan tersebut telah mengucurkan investasi mencapai US$ 9,52 juta pada triwulan III/2017

 

  1. Mattel Indonesia merupakan perusahaan global yang bergerak di bidang pembelajaran, perkembangan dan mainan. Melalui portofolio merek-merek ikonik seperti American Girl, Barbie, Fisher-Price, Hot Wheels dan Thomas & Friends.

 

Perusahaan ini menciptakan sistem untuk bermain, konten dan pengalaman yang membantu anak-anak mengembangkan potensi penuh mereka. Dengan jumlah tenaga kerja secara global mencapai 32.000 orang, Mattel beroperasi di 40 negara dan teritori, dan menjual produknya di lebih dari 150 negara. (CR)

 

Sumber:

http://beritacikarang.com/pabrik-barbie-di-cikarang-gandeng-5-smk-kembangkan-pendidikan-vokasi/

Iklan
Dipublikasi di Dunia Usaha, Pendidikan | Tag , , , | Meninggalkan komentar

Ini Pemicu Bentrok Ormas di Tambun Selatan

Ini Pemicu Bentrok Ormas di Tambun Selatan

 

BERITACIKARANG.COM, TAMBUN SELATAN  – Terungkap, pemicu bentrok antar kelompok Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) yang terjadi di Jl. Raya Inspeksi Kalimalang, Desa Tambun, Kecamatan Tambun Selatan, Selasa (05/12) sore.

 

Wakapolres Metro Bekasi, AKBP. Luthfi Sulistiawan menjelaskan bentrok antar Ormas Pemuda Pancasila (PP) dan GMBI dipicu pemasangan baleho salah satu Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat.

 

“Sejauh ini bentrokan terjadi dipicu pemasangan baliho yang dilakukan salah satu ormas di sekitar lokasi kejadian. Saat anggota Ormas memasang baliho, anggota ormas lainnya datang dan meminta uang kordinasi,” kata AKBP. Luthfi Sulistiawan.

 

Tak terima dimintai uang kordinasi, sambungnya, kedua anggota Ormas terlibat cekcok hingga berujung bentrokan.

 

Untuk diketahui, aksi saling serang antar dua Ormas ini terjadi sekitar pukul 15.15 WIB. Kedua kubu saling lempar batu dan balok kayu. Sebuah posko dirusak sementara satu buah unit motor milik petugas kepolisian turut dirusak.

 

Mengetahui insiden ini sejumlah anggota Polsek Tambun dan Polres Metro Bekasi diterjunkan untuk melerai bentrokan. Pihak kepolisian terpaksa mengeluarkan tembakan peringatan untuk mengendalikan massa. Aksi massa dapat diredam setelah petugas kepolisian melokalisir kedua kubu yang bertikai.

 

Tidak ada korban jiwa dalam bentrokan tersebut. Namun, salah satu anggota Ormas dikabarkan menderita luka-luka. Dua orang yang melakukan pengrusakan diamankan polisi. Petugas hingga kini masih bersiaga di sejumlah titik rawan bentrokan.

 

Akibat bentrokan ini, arus laluy lintas di ruas Jl. Raya Inspeksi Kalimalang sempat terjadi kemacatan panjang.  (CR)

 

Sumber:

http://beritacikarang.com/ini-pemicu-bentrok-ormas-di-tambun-selatan/

Dipublikasi di Sosial | Tag , , | Meninggalkan komentar

Laporan APBDes Tahun 2017

IMG_3229-1 (640)

AP

 

Sebuah pamflet berukuran besar tampak terpampang di halaman Kantor Desa Danau Indah, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi pada Jum’at, 24 November 2017. Pamflet dengan desain yang sederhana namun tampak cantik ini berisi infografis perihal Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun 2017. terdapat enam  pos kategori pendapatan dan 4 pos kategori belanja. Total anggaran selama Tahun 2017 adalah sebesar Rp 2.774.694.800.

 

ANANTO PRATIKNO

Dipublikasi di Pemerintahan | Tag , , | Meninggalkan komentar

Pemkab Bekasi Akan Bangun Tiga Pedestrian Pertama Tahun Depan

Pemkab Bekasi Akan Bangun Tiga Pedestrian Pertama Tahun Depan

Abdullah M Surjaya

Senin, 27 November 2017 – 07:20 WIB

 

BEKASI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi berencana akan membangun jalur pejalan kaki dibeberapa ruas jalan wilayah setempat. Pembangunan ini menjadi yang pertama setelah sebelumnya Kabupaten Bekasi tidak memiliki jalur pedestrian yang mumpuni.

”Tahun depan kami akan bangun tiga pedestrian di Cikarang dan sekitarnya,” ujar Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bekasi Jamaludin pada Minggu, 26 November 2017 kemarin. Saat ini pembangunan pedestrian itu telah disusun dan tengah diajukan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bekasi 2018.

”Sudah kita usulkan, mudah-mudahan anggaran untuk pembuatan pedestrian ini tidak dicoret,” katanya. Ketiga jalur pedestrian akan dibangun di Jalan Haji Oemar Said Tjokroaminoto yang berdekatan dengan Terminal Kalijaya Cikarang; Jalan Raden Eddy Martadinata yang mengitari Taman Pilar, Desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara dan di sekitar Kompleks Olah Raga Stadion Wibawamukti.

Kabid Pertamanan dan Penerangan Jalan Umum DKPPP Kabupaten Andie Suhadie menambahkan, pembangunan jalur pedestrian ini sudah direncanakan sejak beberapa tahun terakhir. Namun, baru tahun depan akan dibangun.

Pembangunan jalur pedestrian ini sangat mendesak dan diperlukan untuk ruang pejalan kaki. Sebab, jalur tersebut merupakan bagian dari pengembangan ruang terbuka hijau.”Keinginan kami untuk mewujudkanya ruang pejalan kaki dengan ruang terbuka hijau,” ujarnya.

Andie menjelaskan, Kabupaten Bekasi memiliki potensi ruang terbuka hijau yang cukup banyak. Namun, pemanfaatannya bnyak disalahgunakan sebagai lokasi bangunan liar atau pedagang kaki lima. Alhasil ruang terbuka hijau tersebut kerap menjadi polusi penglihatan.

Salah satu lokasi yang memiliki potensi ruang terbuka hijau, kata dia, yakni di wilayah Cikarang Barat. Di lokasi sebenarnya bisa dibangun ruang terbuka sekaligus jalur pedestrian, asalkan dilakukan penertiban terlebih dulu agar bangunan liar yang berada di lahan pemerintah itu hilang.

”Ditertibkan dulu bangunan liar dan pedagangnya. Kami tidak bisa melakukan itu, terlebih wilayah tersebut tanahnya milik Pemerintah Pusat. Sayang sekali jika tanah negara tidak dimanfaatkan dengan baik dan benar karena masih terdapat pedagang kaki lima, bangunan liar berupa bedeng-bedeng,” ucapnya.

(whb)

 

Sumber:

https://metro.sindonews.com/read/1260819/171/pemkab-bekasi-akan-bangun-tiga-pedestrian-pertama-tahun-depan-1511719615

Dipublikasi di Pembangunan | Tag , | Meninggalkan komentar

Proyek Pelebaran Jalan Kalimalang Ditargetkan Rampung Dua Tahun Lagi

Proyek Pelebaran Jalan Kalimalang Ditargetkan Rampung Dua Tahun Lagi

 

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT  – Perkembangan proyek pelebaran Jalan Kalimalang dari Perbatasan Kota Bekasi – Tegal Danas dengan panjang sekitar 20 KM saat ini baru mencapai 80%.

 

Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataraan Ruang (PUPR) Kabupaten Bekasi, Jamaludin mengatakan proyek ini ditargetkan rampung dan bisa digunakan sepenuhnya oleh masyarakat Kabupaten Bekasi di tahun 2019 mendatang.

 

“Pelabaran jalan Kalimalang itu kita targetkan selesai dua tahun kedepan,” kata Jamaludin, Senin (27/11).

 

Adapun kendala dalam proses pengerjaan proyek tersebut, sambungnya, adalah masih adanya lahan di ruas jalan antara Kota Bekasi – Cibitung yang belum dibebaskan. “Itu baru kita anggarakan di 2018 ini. Kalau itu sudah  dibebaskan maka tuntas,” ucapnya.

 

Sementara untuk ruas jalan lainnya, yakni Cibitung – Tegal Gede dan Tegal Gede – Tegal Danas dipastikan sudah tidak ada kendala.  “Tahun depan fly over di Tegal Gede kita bangun, kita selesaikan,” kata dia.

 

Disinggung tentang masih banyaknya tiang listrik dan tiang telfon yang menancap di tengah-tengah ruas jalan yang sudah dibangun, Jamal berharap pihak PLN dan Telkom memiliki kepedulian untuk segera mengeksekusi pemindahan tiang tersebut.

 

“Kita berusaha untuk melakukan pendekatan ke pihak-pihak terkait. Mudah-mudahan ada kepedulian supaya nggak ada hambatan,” ucapnya. (BC)

 

Sumber:

https://beritacikarang.com/proyek-pelebaran-jalan-kalimalang-ditargetkan-rampung-dua-tahun-lagi/

Dipublikasi di Pembangunan | Tag , | Meninggalkan komentar

Di Bekasi yang Mau Nikah Harus Antre

Di Bekasi yang Mau Nikah Harus Antre

Minggu, 26 November 2017 — 6:41 WIB

 

BEKASI (Pos Kota) -Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat mengakui kekurangan tenaga penghulu di setiap kecamatan. Berdasarkan data Kemenag Kabupaten Bekasi dari 23 Kecamatan hanya ada kurang lebih 50 penghulu.

 

Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Kemenag Kabupaten Bekasi Sambas Fauzi mengatakan idealnya satu kecamatan memiliki 3 hingga 5 penghulu yang bertugas di Kantor Urusan Agama (KUA).

 

“Dari rasio yang ada sehari bisa sampai 5 peristiwa pernikahan bahkan lebih dalam satu hari sedangkan hanya ada satu atau dua penghulu” kata Sambas.

 

Di jelaskan Sambas, di Kecamatan Tambun Selatan misalnya di satu KUA hanya ada dua penghulu sedangkan Tambun Selatan merupakan daerah dengan kantong penduduk padat dengan rasio 7 peristiwa pernikahan dalam satu hari.

 

“Makanya sering tidak kekejar karena satu penghulu paling bisa dalam sehari 1 atau 2 pernikahan dan terkadang pihak keluarga calon pengantin harus ngantri atau menunggu terlebih dahulu,” kata dia.

Dia mengaku dilema dengan kondisi saat ini. Khususnya sejak dikeluarkannya peraturan menghapus petugas Pembantu Pegawai Pencatatan Nikah (P3N), Kemenag kewalahan memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

 

“Seperti di Bojongmangu itu tidak ada penghulu bisanya ke KUA Cikarang Pusat atau Cibarusah” tandasnya.(lina)

 

Sumber:

http://poskotanews.com/2017/11/26/di-bekasi-yang-mau-nikah-harus-antre/

Dipublikasi di Sosial | Tag , | Meninggalkan komentar

Pemkab Bekasi Bebaskan Lahan untuk Proyek Kereta Cepat

Pemkab Bekasi Bebaskan Lahan untuk Proyek Kereta Cepat

Kamis, 23/11/2017 06:30 WIB

 

CIKARANG_DAKTACOM: 12 Desa di 5 Kecamatan di Kabupaten Bekasi akan dibebaskan lahannya untuk mendukung proyek pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung.

Kepala Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Bekasi, Deni Santo mengatakan saat ini proses pembebasan lahannya tengah disosialisasikan kepada masyarakat.

“Untuk besaran nominal harga tanah bergantung pada penilaian tim independen,” ujarnya pada Rabu (22/11).

Jarak yang dilewati kereta cepat itu di Kabupaten Bekasi sepanjang 24,166 kilometer dari 140,900 kilometer jarak kereta cepat Jakarta hingga Bandung.

Ia berharap warga mau menyerahkan lahannya untuk dibebaskan sehingga proyek kereta cepat itu bisa berjalan.

Sementara itu untuk kecamatan yang akan dilalui oleh kereta cepat tersebut diantaranya, Tambun Selatan, Cibitung, Cikarang Barat, Cikarang Selatan dan Cikarang Pusat.

Proyek pembangunan kereta cepat tersebut hanya perlintasan saja, tanpa ada stasiun pemberhentian.

 

Reporter : Ardi Mahardika
Editor : Azeza Ibrahim

 

Sumber:

http://dakta.com/news/12564/pemkab-bekasi-bebaskan-lahan-untuk-proyek-kereta-cepat

Dipublikasi di Pembangunan | Tag , , | Meninggalkan komentar