Paslon Bupati dan Wakil Bupati Dapat Pengawal Pribadi Selama Pilkada

Paslon Bupati dan Wakil Bupati Dapat Pengawal Pribadi Selama Pilkada

Jum’at, 30/09/2016 06:00 WIB

 

CIKARANG_DAKTACOM: Polres Metro Bekasi menyiapkan personilnya untuk melakukan pengawalan terhadap pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Bekasi di Pilkada 2017

 

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol. M. Awal Chairuddin mengatakan setelah ditetapkan pasangan calon oleh KPU, maka pihaknya berkewajiban melakukan pengawalan terhadap calon Bupati Bekasi dan wakil Bupati Bekasi.

 

Pasangan calon akan dikawal oleh 4 orang anggota kepolisian, dimana 2 orang menjaga calon Bupati sementara 2 lainnya mengawal setiap kegiatan calon wakil Bupati hingga masa tahapan Pemilukada berakhir.

 

Menurutnya, pengawalan itu merupakan bagian dari kewajiban pihak kepolisian, sehingga akan disiapkan personil maupun keterampilan dari anggotanya untuk bertugas melakukan pengamanan masing-masing calon.

 

Awal menambahkan, pengawalan yang dilakukan agar memastikan supaya masing-masing calon dapat terhindar dari tindakan kriminal saat masa kampanye, pencoblosan hingga penetapan Pemenang pilkada 2017.

 

Seperti diketahui, saat ini ada 5 bakal pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Bekasi yang akan berlaga di Pilkada 2017, jika semuanya lolos dan ditetapkan oleh KPU maka nantinya akan ada sebanyak 20 petugas kepolisian yang akan melakukan pengawalan.

 

Reporter : Ardi Mahardika
Editor : Azeza Ibrahim

 

Sumber:

http://dakta.com/news/6462/paslon-bupati-dan-wakil-bupati-dapat-pengawal-pribadi-selama-pilkada

Dipublikasi di Politik, Pilkada Kab. Bekasi | Tag | Meninggalkan komentar

Simpan Senjata Api Ilegal, Penghuni Kontrakan di Desa Simpangan ditangkap Polisi

Simpan Senjata Api Ilegal, Penghuni Kontrakan di Desa Simpangan ditangkap Polisi

Sep 29, 2016 admin Berita, Bisnis 0 Comments

 

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG UTARA – PI dan MR dua orang penghuni salah satu kontrakan di Desa Simpangan Kecamatan Cikarang Utara harus berurusan dengan pihak kepolisian. Pasalnya keduanya kedapatan memiliki senjata api tanpa dilengkapi surat kepemilikan yang sah atau legalitas dari pihak berwajib.

 

Kapolresta Bekasi, Kombespol M. Awal Chaeruddin mengatakan, penangkapan terhadap kedua tersangka bermula dari laporan masyarakat terkait kepemilikan senjata api tanpa izin.

 

“Warga khawatir lalu melaporkan hal ini kepada pihak kepolisian,” kata Awal, Kamis (29/09).

 

Dari hasil penyelidikan, tidak perlu waktu lama, polisi langsung mengamankan kedua tersangka di kontrakannya pada Minggu 25 September 2016 lalu.

 

“Dari tangan kedua tersangka polisi mengamankan barang bukti berupa satu buah senjata api jenis FN Kaliber 45 berikut dua buah magazen dan 11 butir peluru,” jelasnya.

 

Akibat kepemilikan senjata api ilegal tersebut, PI dan MR terancam hukuman 12 tahun penjara. Tersangka terancam dikenakan hukuman karena melanggar pasal 1 ayat 1 Undang-Undang Darurat RI Nomor 12 Tahun 1951. (BC)

 

Sumber:

http://beritacikarang.com/simpan-senjata-api-ilegal-penghuni-kontrakan-di-desa-simpangan-ditangkap-polisi/

Dipublikasi di Krimimalitas | Tag | Meninggalkan komentar

Orang Asing di Bekasi Terbanyak Kedua di Jabar

Orang Asing di Bekasi Terbanyak Kedua di Jabar

Thursday 29 September 2016 13:11

 

Sabekasi.com, Bekasi Selatan – Jumlah Warga Negara Asing (WNA) di Jawa Barat per 31 Agustus 2016 mencapai 11.538 orang. Jumlah tersebut dikatakan Kepala Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat, Susy Susilawati belum termasuk WNA yang tidak terdeteksi oleh kantor imigrasi.

 

Dari angka tersebut, lanjut Susy, 7.268 orang berada di wilayah Kabupaten dan Kota Bekasi. “Kota/Kabupaten Bekasi mempunyai data orang asing terbanyak setelah Bandung,” kata Susy.

 

Susy menambahkan, WNA di Bekasi tersebut paling banyak berasal dari Jepang sebanyak 1.320 orang dan Korea Selatan di atas 1.100 orang. “Mereka umumnya sebagai tenaga kerja di kawasan industri,” imbuhnya.

 

Untuk itu, Susy mengatakan bahwa perlu adanya pengawasan terhadap WNA tersebut. Karena menurutnya sebagian dari WNA tersebut ada yang menggunakan kebijakan bebas visa bagi 169 Negara untuk aktivitas ilegal, seperti kejahatan transnasional, narkoba, pelarian korupsi, sampai penyalahgunaan izin keimigrasian.

 

“Kadang mereka masuk dengan visa kunjungan, tapi menggunakannya untuk bekerja di perusahaan,” jelas Susy.

 

Untuk itu, Pemprov Jabar membentuk 206 tim pengawasan orang asing (Timpora) di 27 kota/kabupaten yang terdiri dari Dinas Tenaga Kerja, pemerintah daerah, aparat kepolisian, Koramil, dan TNI. Untuk Kab/Kota Bekasi ada 11 personel Timpora, 5 di kota dan 6 di Kabupaten. (Rsp)

 

Sumber:

http://sabekasi.com/news/detail/5/1252/Orang-Asing-di-Bekasi-Terbanyak-Kedua-di-Jabar

Dipublikasi di Sosial | Meninggalkan komentar

Pemkab Bekasi: Sekolah di Atas Tanah Kas Desa akan Dibeli

Pemkab Bekasi: Sekolah di Atas Tanah Kas Desa akan Dibeli

Jum’at, 30/09/2016 06:30 WIB

 

CIKARANG_DAKTACOM: Pemerintah Kabupaten Bekasi mengakui banyak lahan dan bangunan sekolah, khususnya sekolah dasar yang berdiri di atas tanah kas desa.

 

Banyaknya bangunan sekolah yang berada di lahan tanah kas desa tersebut mengakibatkan lemahnya kepemilikan pemerintah daerah seperti halnya SDN 01 Lambang Jaya kecamatan Tambun Selatan. Dimana kondisinya rusak dan terisolir di perumahan Grand Wisata sehingga pemerintah Kabupaten Bekasi belum bisa memperbaikinya.

 

Wakil Bupati Bekasi, Rohim Mintareja mengatakan memang dengan banyaknya lahan sekolah yang berada di lahan tanah kas desa maka pemerintah daerah harus segera mengganti dan membayar lahan tersebut.

 

“Kita akan menganggarkan pembelian lahan sekolah itu agar tidak terjadi masalah di kemudian hari,” ujar politisi Demokrat ini pada Kamis (29/9).

 

Rohim menambahkan, terkait dengan terisolirnya SDN Lambang Jaya 02 Tambun Selatan, pihak pengembang berjanji akan memberikan lahan untuk merelokasi sekolah tersebut yang kondisinya rusak.

 

Tetapi harus melalui proses yang berlaku karena karena melakukan relokasi lahan tidak mudah dan mesti sesuai dengan aturan undang-undang dimana harus ada tim penilai lahan.

 

Reporter : Ardi Mahardika
Editor : Azeza Ibrahim

 

Sumber:

http://dakta.com/news/6463/pemkab-bekasi-sekolah-di-atas-tanah-kas-desa-akan-dibeli

Dipublikasi di Pendidikan | Tag | Meninggalkan komentar

Kantor Desa Tamansari, di Manakah Dia Berada?

Desa Tamansari, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi. Dia tepat berada di titik -6.356398, 107.024204 atau koordinat 6°21’23.0″S 107°01’27.1″E.:

img_0887-1

 

ANANTO PRATIKNO

Dipublikasi di Pemerintahan | Tag , | Meninggalkan komentar

Jababeka Infrastruktur Lakukan Pengembangan ‘Smart City’

Jababeka Infrastruktur Lakukan Pengembangan ‘Smart City’

Rabu, 28/09/2016 19:30 WIB

 

CIKARANG_DAKTACOM: PT Jababeka Infrastruktur, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menggandeng 1.800 industri di kawasan setempat melakukan pengembangan jaringan berbasis `Smart City` dengan menggunakan fiber optik.

 

“Dalam pembangunannya melibatkan tiga kecamatan diantaranya Cikarang Baru, Selatan, dan Utara,” kata Country Director Hewlett Packard Ebterprise Indonesia, Eng Lai Chew di Kabupaten Bekasi, Rabu (28/9).

 

Menurut dia dalam pembentukan `Smart City` ini diikut oleh 1800 industri, diantaranya Hawlett Packard Indonesia, Telkom, PGN, GasNet, Biznet, Indosat Ooredoo, Lintas Artha, dan lain-lain.

 

Ini dilakukan guna memberi kenyamanan kepada masyarakat sekitar dan industri, agar tercipta suasana aman dalam melakukan aktivitas di sekitar Jababeka.

 

`Smart City` ini akan dikembangkan untuk pertama kalinya di Jababeka dengan mengusung jaringan fiber optik. Secara pelaksanaan untuk pengendali jarak jauh dan terintegrasi dengan sistem yang ada.

 

Dan juga pada nantinya akan dikembangkan kembali transportasi berbasis jaringan yang akan digunakan oleh masyarakat sekitar, agar mudah menjangkau tempat yang ditujunya.

 

Ia menambahkan pemilihan area utama di daerah setempat merupakan langkah terbaik dikarenakan daerah ini memiliki cakupan luas dengan minimnya sistem yang ada.

 

Untuk itu akan dilakukan pembicaraan ulang kepada pemerintah daerah guna menyukseskan program `Smart City` ini agar dapat digunakan oleh masyarakat sekitar.

 

Selain itu dalam penelitian penggunaan program `Smart City` ini baru pertama kalinya dilakukan di Indonesia. Pada implementasinya akan jauh lebih bermanfaat, dikarenakan warga akan dipermudah dalam penggunaannya.

 

Lanjut Lai menjelaskan penggunaan program ini langsung terintegritas melalui jaringan dan langsung menuju ke menu yang diinginkan. Jadi masyarakat ataupun pelaku usaha tidak perlu bingung dalam menggunakannya.

 

Pelaku usaha maupun masyarakat umum akan menerima panduan pelaksanaannya guna mendapatkan informasi yang dibutuhkan. Ini adalah salah satu cara untuk membuat hidup menuju aturan dengan bersinergi dengan sistem yang ada.

 

Editor : Azeza Ibrahim
Sumber : Antaranews

 

Sumber:

http://dakta.com/news/6434/jababeka-infrastruktur-lakukan-pengembangan-smart-city

Dipublikasi di Fasilitas Umum | Tag | Meninggalkan komentar

Fajar Paper Gandeng Damkar Ajarin Siswa Tangani Kebakaran

Fajar Paper Gandeng Damkar Ajarin Siswa Tangani Kebakaran

Sep 28, 2016

 

 

 

Tahtabekasi.com– Fajar Paper gandeng Dinas Pemadam Kebakaran Pemda Kabupaten Bekasi untuk memberikan pengetahuan tentang penanggulangan kebakaran kepada siswa-siswi SMA/sederajat. Hal itu diungkapkan penanggung jawab CSR Fajar Paper, Johanes Lie, kepada Tahtabekasi.com.

 

Menurut penanggung jawab CSR Fajar Paper, Johanes Lie, untuk kali ini Fajar Paper bidang pendidikan melaksanakan edukasi penanggulangan kebakaran untuk para pelajar sekolah menengah atas atau sederajat. Yang sasarannya agar menjadi sarana edukasi yang manfaatnya akan dirasakan saat terjadi bencana kebakaran, sehingga saat api masih kecil, mereka mengetahui cara mematikan api dengan benar. Dengan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR).

” Kami gandeng Damkar Kabupaten Bekasi melakukan pelatihan penanganan kebakaran secara dini dibeberapa sekolah seperti di SMAN 1 Cikarang Barat, SMAN 1 Cikarang Utara, SMAN 1 Cibitung, SMKN 1 Cikarang Barat dan SMK Teknologi Assalam,” bebernya.

 

Selain penyampaian materi edukasi seputar api dan bahaya yang dapat ditimbulkan, para siswa-siswi juga dilatih untuk melakukan demo langsung/simulasi pemadaman api menggunakan APAR dan simulasi mobil damkar, yang melibatkan kurang lebih 100 siswa setiap sekolah dan melibatkan para guru.

 

Menurut Johanes Lie, kegiatan edukasi penanggulangan kebakaran ini mulai berlangsung pada Agustus 2016 hingga sekarang. “Kegiatan ini mendapat respon positif dari para siswa dan guru, terbukti dengan antusiasme peserta dan guru yang mengikuti pelatihan penanggulangan kebakaran,”ucapnya.

Johanes menjanjikan, kedepannya mereka akan mampu membantu rekan-rekan dan orang tuanya untuk lebih waspada akan bahaya kebakaran. Baik di sekolah maupun tempat tinggal. “Edukasi ini sebagai upaya menekan jumlah insiden kebakaran dan penanganan api mulai dari kelompok terkecil yaitu keluarga maupu sekolah,” terang dia.

 

Salah satu siswa SMAN 1 Cikarang Barat, Dimas Mahesa K, mengutarakan, program edukasi pemadam kebakaran seperti ini sangat bermanfaat bagi para siswa di sekolahnya. “Kami sekarang mengerti penanganan yang harus dilakukan jika terjadi kebakaran di sekitar kami. Semoga PT Fajar Paper terus melanjutkan program ini di tahun-tahun berikutnya,” kata Dimas.(Ane)

 

Sumber:

http://tahtabekasi.com/fajar-paper-gandeng-damkar-ajarin-siswa-tangani-kebakaran/

Dipublikasi di Dunia Usaha, Lingkungan, Pendidikan | Tag | Meninggalkan komentar