Tolak Ajakan Berubungan Intim, Pria Gay Bunuh Pasangan di Kawasan Industri Cikarang

Tolak Ajakan Berubungan Intim, Pria Gay Bunuh Pasangan di Kawasan Industri Cikarang

Minggu, 8 Mei 2016 | 18:29 WIB

 

SEORANG pria yang tewas mengenaskan dengan luka bacok di bagian leher. Jenazah itu ditemukan di Jalan Aru, Kawasan MM 2100, Sukasejati, Cikarang Selatan, Sabtu (7/5/2016) malam.

 

“Motif sementara kasus pembunuhan ini adalah karena pelaku menolak diajak berhubungan intim sesama jenis,” ujar Kapolresta Bekasi Kabupaten Komisaris Besar Awal Chairuddin kepada awak media, Minggu (8/5/2016).

 

Korban diketahui bernama Ade (32), diduga penyukal sesame jenis. Mayatnya telah dibawa ke RSUD Kabupaten Bekasi untuk diotopsi.

 

Lanjut awal, korban  yang merupakan warga Kampung Nambo R T 011 RW 06, Sukasejati, Cikarang Selatan, tewas lantaran luka tusuk senjata tajam.

 

“Pelakunya berinisial J sudah kita tangkap tanpa perlawanan di kontrakannya, di Cikedokan, Cikarang Barat, Minggu pagi. Identitasnya kita ketahui setelah olah TKP,” ucapnya.

 

Awal menambahkan, penemuan mayat ini pertama kali ditemukan salah seorang pengendara motor bernama Oding (33). Saat itu, Oding terkejut mendapati korban telah tergeletak bersimbah darah dalam posisi terlentang.

 

Oding lalu beranjak ke pos siskamling yang berada di dekat lokasi. Bersama warga lainnya, Oding memanggil pihak kepolisian untuk mendalami kasus ini. Anggota yang mengetahui hal itu langsung melakukan olah TKP dan membawa korban ke RS Polri Kramatjati untuk mengetahui penyebab kematianya.

 

“Jadi pelaku kesal dengan korban. Karena sempat dijanjikan diberi uang Rp 200 ribu sebagai imbalan setelah berhubungan badan sesama jenis. Sebelumnya pelaku diduga sudah pernah dua kali intim dengan korban. Namun korban tak kunjung membayarnya,” bebernya.

 

“Ketika kembali janjian bertemu, pelaku mengajaknya untuk kembali berhubungan badan. Namun korban bilang ‘yang kemarin-kemarin saja belum bayar’. Sehingga terjadi percekcokan hingga berujung dengan leher korban ditusuk pakai pisau sebanyak tujuh kali,” sambungnya.

 

Jelas Awal, pelaku terancam dengan pasal 338 tentang Pembunuhan. “Barangsiapa sengaja merampas nyawa orang lain, diancam, karena pembunuhan, dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun,” jelasnya. [dam/gob]

 

Sumber:

http://gobekasi.pojoksatu.id/2016/05/08/tolak-ajakan-berubungan-intim-pria-gay-bunuh-pasangan-di-kawasan-industri-cikarang/

Pos ini dipublikasikan di Krimimalitas dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s