Hasil Kajian: Neneng Kurang Populer di Media Online

Hasil Kajian: Neneng Kurang Populer di Media Online

Kamis, 26 Mei 2016, 18:41

 

Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin kurang populer dari sisi pemberitaan media online dibanding dengan para bakal calon Bupati dari partai lain yang kemungkinan menjadi pesaingnya di Pilkada 2017 mendatang.Demikian hasil kajian yang dikeluarkan oleh Bekasi Institute.

 

Berdasarkan kajian Bekasi Institute terhadap pemberitaan media online dari kurun waktu 1 Januari sampai 30 April 2016 dengan menggunakan event-based methodology (metodelogi berbasis peristiwa), Neneng hanya menempati ranking ketiga dengan 75 pemberitaan.

 

Neneng kalah dengan politisi PDI Perjuangan, Meliana Kartika Kadir yang menduduki ranking pertama dengan jumlah pemberitaan mencapai 98 berita, disusul dengan politikus Demokrat dan juga Wakil Bupati Bekasi, Rohim Mintareja dengan 97 pemberitaan.

 

“Untuk sementara Neneng Hasanah Yasin sebagai petahana hanya menempati posisi 3, masih kalah dengan Rohim sebagai wakilnya,” terang Direktur Kajian Bekasi Institute, Hamdi, melalui keterangan pers yang diterima klikbekasi.co, Kamis (26/5).

 

Sementara yang lain, politikus Gerindra, Daris mendapatkan pemberitaan sebanyak 66, disusul kandidat perseorangan, Obon Tabroni 54 pemberitaan, politikus PKS Sa’duddin 51 pemberitaan.

 

Selain jumlah berita, sebaran media yang memberitakan Neneng hanya 24 media, masih kalah jauh dengan Rohim yang sampai 41 media, Meli 40 media, Daris 30 media, Obon 27 media dan posisi buncit ditempati Sa’duddin dengan 23 media.

 

“Pada sebaran media Bupati masih kalah dengan wakilnya,” sambung dia.

 

Sementara, pada tingkat potensi keterpilihan (elektabilitas) yang terbaca dengan tren pemberitaan positif, Neneng mendapatkan 13 berita.

 

Neneng kalah jauh dari kandidat perseorangan Obon Tabroni yang mendapat 24 berita positif, diikuti Meli dengan 23 berita positif. Kemudian ada Rohim 21 berita, Daris 20 berita dan Sa’duddin 12 berita.

“Neneng, Rohim, Daris saat ini menjadi bagian dari pemerintahan begitupun Sa’duddin yang pernah menjadi Bupati maka posisi Meli dan Obon yang bukan pejabat pemerintah di Bekasi menjadi hal yang rasional jika ada kesan positif yang lebih dari sisi pemberitaan,” terang Hamdi.

 

Berdasarkan kajian di atas, sebagai kandidat petahana, Neneng masih kalah dibanding dengan kandidat lainnya.

 

“Kalau dari hasil kajian media yang kami lakukan, Neneng kalah dibanding dengan wakilnya Rohim Mintareja bahkan dengan Meli,” pungkasnya.(Ical)

 

Sumber:

http://news.klikbekasi.co/2016/05/26/hasil-kajian-neneng-kurang-populer-di-media-online/

Pos ini dipublikasikan di Politik dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s