Tawuran, Pelajar SMK Cikarang Kena Bacok

Tawuran, Pelajar SMK Cikarang Kena Bacok

Selasa, 23 Agustus 2016 | 13:48 WIB

 

PERKELAHIAN antar pelajar di Kabupaten Bekasi masih saja terjadi. Kali ini, yang menjadi korban adalah siswa SMK Karya Nusantara. Siswa bernama M Rizki (16) menderita luka bacok di bagian kepala sebelah kiri.

 

Peristiwa perkelahian ini terjadi pada Senin (22/8) sekitar pukul 07.30. saat itu, Riszki bersama teman-temannya hendak berangkat sekolah menggunakan bus di Jalan Raya Imam Bonjol, Kampung Bojongkoneng, Desa Telagamurni, Cikarang Barat.

 

Ketika sudah di dalam bus, tiba-tiba bus tersebut dihadang oleh sejumlah pelajar yang diduga berasal dari SMKN 1 Cikarang Barat. Pelajar itu melakukan sweeping di dalam bus.

 

Rizki bersama teman-temannya keluar dari bus hingga terjadi tawuran antar pelajar di jalanan. Tiba-tiba, tanpa disadari Rizki sudah terkena sabetan senjata tajam di bagian kepala sebelah kiri. Ia menderita luka bacok di bagian kepala, lecet di pelipis kanan dan telapak tangan kiri.

 

“Mereka masuk ke dalam mobil, dan men-sweeping pelajar yang di dalam, kita keluar dan sempat terjadi tawuran, tapi Rizki kena bacok di bagian kepala sebelah kiri, luka lecet di bagian pelipis kanan telapak tangan kiri,” kata Ahmad Ramadhan, salah satu teman Rizki.

 

Setelah melukai salah seorang pelajar, sejumlah pelajar lainnya melarikan diri. Sementara Rizki dibawa teman-temannya ke Rumah Sakit Karya Medika I untuk mendapat perawatan karena lukanya cukup serius.

 

“Kita bawa ke rumah sakit dan dirawat di sana, tapi sudah diobatin dan sore tadi sudah pulang,” kata Ahmad.

 

Sementara itu, Wakil Kepala SMK Bina Pendidikan, yang merupakan satu sekolah dengan SMK Karya Nusantara, Chusnul, menyesalkan terjadinya tawuran hingga anak didiknya mengalami luka serius. Menurutnya, aksi tawuran tersebut sudah seringkali terjadi.

 

“Padahal mereka ini (siswa) kedua SMK berteman bahkan ada yang satu komunitas musik atau lainnya tapi anehnya kalau pakai baju seragam jadi musuhan dan SMK kita memang sering dicegat mau pulang atau pergi sekolah,” katanya.

 

“Kalau swasta kan muridnya sedikit, makanya kita berharap pihak SMK lain siswanya tidak menyerang anak sekolah kami, atau kalau perlu jam pulang dan berangkat tidak disamakan supaya tidak bentrok,” tambahnya. (dho/rbs/gob)

 

Sumber:

http://gobekasi.pojoksatu.id/2016/08/23/tawuran-pelajar-smk-cikarang-kena-bacok/

Pos ini dipublikasikan di Pendidikan, Sosial dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s