Ratusan Pengembang di Bekasi Belum Serahkan Fasos -Fasum

Ratusan Pengembang di Bekasi Belum Serahkan Fasos -Fasum

Rabu, 14 Juni 2017 — 7:17 WIB

 

BEKASI (Pos Kota) – Masih banyak pengembang perumahan belum menyerahkan Fasilitas Sosial (Fasos) dan Fasilitas Umum (Fasum) kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi. Dari 264 pengembang perumahan, baru 52 pengembang yang sudah menyerahkannya.

 

Hal ini dikemukakan oleh Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kabupaten Bekasi, Jamaludin.

 

“Pengembang perumahan ada di 264 lokasi menyebar di 16 kecamatan, yang baru serahkan 52 pengembang,” kata Jamaludin.

 

Dijelaskan Jamaludin, pihaknya kesulitan menagih dari pengembang untuk menyerahkan fasos dan fasum. Beberapa penyebabnya, kata dia, banyak pengembang yang telah meninggalkan Kabupaten Bekasi setelah proyeknya selesai dibangun. Penyebab lainnya, tidak ada peraturan daerah yang tegas memberi sanksi pengembang yang membandel.

 

“Karena mereka yang tidak ada lagi di tempat kami sulit mengejarnya. Jadi banyak pengembang yang sudah tidak tinggal di sini,” kata dia.

 

Jamaludin mengaku telah berulang kali berkomunikasi dengan pengembang yang masih berada di Kabupaten Bekasi. Hanya saja, upaya tersebut tidak maksimal. “Sekarang kami sudah pro aktif, pengembang kita undang agar sekarang faso fasum itu diserahkan. Itu sudah ada progres namun kami tetap harus memiliki payung hukum yang lebih jelas dan tegas untuk menindak para pengembang ini,” ucapnya.

 

Lebih lanjut dikatakan Jamaludin, Pemkab kini tengah mengajukan rancangan Peraturan Daerah tentang fasos fasum. Dalam regulasi tersebut nantinya diatur kewajiban pengembang memberikan fasilitas untuk kepentingan termasuk sanksi bagi yang melanggar.

 

Sebetulnya sekarang kita sudah proaktif, semua pengembang sudah kita undang untuk segera menyerahkan dan itu sudah ada progresnya. Biar lebih mantap lagi maka akan kita perdakan supaya dalam mengambil sikap ada payung hukumnya.

 

“Ini terus kami ajukan dan sebenarnya sudah masuk dalam program legislatif daerah tahun ini. Sekarang kami dorong untuk kajian teknisnya sebelum nantinya dibahas di jajaran legislatif. Kami harap tahun ini perdanya selesai sehingga bisa langsung diberlakukan tahun depan,” kata dia.(lina)

 

Sumber:

http://poskotanews.com/2017/06/14/ratusan-pengembang-di-bekasi-belum-serahkan-fasos-fasum/

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Lingkungan dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s